Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Media dan Pemerintah Turut Kembangkan UMK di Indonesia

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_13351.jpg

    BANDUNG - PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau yang lebih dikenal sebagai PNM bersama media massa melakukan diskusi panel tentang peningkatan UMKM dengan tema “Peran Mendia dalam mendukung UMK menghadapi MEA”.

    Parman Nataatmadja, Direktur Utama PT PNM (Persero) mengatakan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMK) perlu didorong oleh media baik cetak, online ataupun elektronik supaya untuk dapat terus meningkatkan jaringan usahanya. Hal ini dimaksudkan agar pelaku UMKM  menjadi wirausahawan yang unggul dan  berdaya saing.

    “Harapan kami, menjadi langkah perdana terciptanya sinergisitas PNM bersama rekan-rekan media dalam mendukung pengembangan UMK di Indonesia”

    Tema ini diambil karena PNM menyadari bahwa UMK tidak hanya membutuhkan dukungan permodalan untuk mengembangkan usahanya, namun juga membutuhkan akses informasi, promosi, publikasi dari rekan-rekan media.

    “Sebagaimana kita tahu bersama, bahwa dalam dunia usaha yang sangat berperan selain kualitas produk yang bermutu dan harga yang terjangkau adalah peran dari publikasi atau promosi dan iklan dari produk tersebut. Sebaik apapun kwalitas dari sebuah produk, tanpa dibarengi dengan promosi yang bagus, maka hasilnya juga tidak akan berhasil dengan baik, Begitu juga dengan produk-produk yang dimiliki oleh pelaku UMK di Indonesia.”

    Hingga Juni 2015 PNM berhasil mencatatkan total outstanding pembiayaan sebesar Rp 3,801 triliun dengan total nasabah penerima manfaat sebanyak 80.552 nasabah binaan. Total outstanding ini meningkat sebesar 11,76% dari periode yang sama tahun 2014. Sementara untuk pencarian bulan Juni 2015 sebesar Rp 1,271 triliun secara nasional.

    PNM secara nasional berhasil mencatatkan total penyaluran sejak tahun 2009 hingga saat ini sebesar Rp 14,335 triliun dengan total nasabah sebanyak 242.629 nasabah binaan pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK). Hingga Juni 2015 PNM telah memiliki 721 kantor layanan yang terdiri dari 591 Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM), 97 klaster, 4 cabang pembantu, dan 29 kantor cabang, yang tersebar di 27 provinsi, di 295 kabupaten dan 2.865 kecamatan. jo

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus