Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    MOS Anti-Narkoba

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_13381.jpg

    Subang, Obsessionnews – Narkoba telah menjadi darurat nasional. Kepada generasi muda khususnya pelajar untuk tidak mendekati narkoba. “Apabila mengetahui ada penyalahgunaan (narkoba) segera laporkan ke polisi,” ujar Kapolres Subang AKBP Agus Nurpatria dihadapan sekitar 300 siswa baru SMAN 1 Subang saat Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Kamis (30/7/2015).

    Kemudian dikatakan oleh Agus kewaspadaan warga Subang pada peredaran narkoba harus tetap dijaga dengan baik karena telah merambah ke segala strata. Termasuk pelajar. “Jangan sangka Subang bebas narkoba. Sekira 2 bulan lalu, kami (Polres Subang) berhasil meringkus pengedar narkoba yang usianya baru 15 tahun,” ujarnya.

    Agus menjelaskan tentang proses tahapan narkoba yang terjadi di masyarakat. Menurutnya diawali coba-coba untuk menghilangkan kepenasaranan. Kemudian menggunakan bersama dengan teman ketika menghadapi masalah. Hingga kemudian sampai kepada ketergantungan. “Makanya apabila menghadapi masalah harus lebih dekat dengan Tuhan,” tambahnya. Diupayakan jangan sampai banyak waktu terbuang. Gunakan dengan kegiatan yang bermanfaat.

    Apabila telah terjerat narkoba, baik sebagai pemakai apalagi sebagai pengedar, maka akan berhadapan dengan ancaman hukuman yang berat. Dari hukuman puluhan sampai seumur hidup bahkan hukuman mati.

    Diantara bagian narkoba termasuk minuman beralkohol. Oleh karena itu pihaknya sangat mendukung Pemerintah Kabupaten Subang yang telah mengeluarkan Peraturan daerah (Perda) No. 5 tahun 2015 tentang Pengendalian Pengendalian dan Pengawasan Minuman Beralkohol. 

    Penyampaian materi tentang Bahaya Narkoba ini merupakan bagian dari kegiatan MPLS di SMAN 1 Subang. Menurut salah seorang warga Subang, Ibu Lisnawati sangat mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh SMAN 1 Subang dan Upaya Polres Subang yang disebutnya berusaha memanfaatkan momen MOS dengan materi pencegahan narkoba.

    Lisnawati berharap pihak Dinas Pendidikan dan Polres juga bisa lebih luas dalam pemberian materinya seperti Antisipasi Geng Motor dan Antisipasi Seks Bebas. “Kok cuma SMA 1?” tanyanya. Kalau bisa sasarannya ke daerah yang rentan penyebaran penyakit masyarakat termasuk narkoba. “Seperti di Pantura. Di sana ‘kan masyarakatnya sangat dinamis dan lebih heterogen karena merupakan perlintasan Jalur Jalan Nasional,” ujar Lisnawati kepada Obsssionnews.

      Menurut Lisnawati upaya sekolah dan Polres sudah baik mengisi dalam kegiatan MOS. “Daripada diisi dengan kegiatan yang tidak mendidik mendingan kayak gini. Apalagi kalau materi lebih luas. Jadi pengetahuan siswa lebih baik lagi,” pungkasnya.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus