Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Areal Sawah Kekeringan Sudah Mencapai 67.557 Hektar

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_13448.jpg

    BANDUNG-Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Jawa Barat, Ir. Diden Trisnadi, MP mengungkapkan, hingga tanggal 31 Juli 2015 areal sawah yang mengalami kekeringan di Jawa Barat sebagai dampak el-Nino mencapai 67.557 hektar, tersebar di 22 kabupaten/kota.

    “Dari jumlah tersebut, 7.419 hektar diantaranya  kondisinya puso atau tidak bisa diselamatkan lagi. Sedangkan sisanya  26.149 kondisnya kekeringan ringan, 20.178 hektar kekeringan sedang dan 13.215 hektar kekeringan berat,” kata Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Jawa Barat, Ir. Diden Trisnadi, MP ketika ditemui di ruang kerjanya, Gedung Kantor Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Jawa Barat, Jalan Surapati Nomor 71 Kota Bandung, Selasa (4/8).

    Sawah yang paling luas mengalami kekeringannya adalah di Kabupaten Indramayu, kabupaten yang selama ini dikenal sebagai lumbung padi Jawa Barat, yaitu mencapai  17.071 hektar, terdiri dari 5.955 hektar kekeringan ringan, 5,748 hektar kekeringan sedang, 2.247 hektar kekeringan berat dan 3.121 hektar mengalami puso.

    “Kabapaten Indramayu merupakan kabupaten terluas sawah kekeringannya karena memang areal sawahnya juga terluas di Jawa Barat, yaitu mencapai 117.000 hektar. Di samping itu, karena kondisi jaringan irigasi primer dan sekundernya di sana banyak yang mengalami kerusakan cukup parah,” katanya.

    Sedangkan yang paling sedikit jumlah kekeringannya dari 22 kabupaten/kota yang memberikan laporan kepada Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Jawa Barat, adalah Kota Cirebon dan Kota Sukabumi. Di Kota Cirebon hingga 31 Juli 2015, dilaporkan hanya 7 hektar  sawah yang mengalami kekeringan yaitu 3 hektar kekeringan ringan dan 4 hektar kekeringan berat. Sedangkan Kota Sukabumi melaporkan hanya 8 hektar  sawah yang mengalami kekeringan, terdiri dari 2 hektar kekeringan ringan da 6 hektar yang mengelami kekeringan berat. (enal)

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus