Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Dari Peringatan Hari Koperasi Ke-68 Di Kab. Bogor

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_13497.jpg

    BOGORKAB-Hari Koperasi yang Ke-68, diperingati setiap tanggal 12 Juli, untuk tahun 2015 ini, berlangsung di Kabupaten Bogor yang terselenggara, pada Jum'at (7/8, bertempat di Lapangan Tegar Beriman Kab. Bogor. Peresmian Hari Koperasi Ke-68 ditandai dengan memainkan Angklung oleh Menteri, Gubernur, dan peserta/undangan lainnya.

    Hadir pada kesempatan peringatan tersebut, Mentri Negara Koperasi dan UKM, Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan, Wakil Ketua DPRD Jabar, Irfan Suryanagara, Bupati Bogor, Sekertaris Dekopin Pusat, Ketua Dekopinwil jabar, Mustofa dan para kader/pengurus koperasi se-Jawa Barat dan pimpinan OPD Provinsi Jawa Barat

    Menteri Negara Koperasi didampingi Gubernur Ahmad Heryawan, atas nama Pemerintah menyerahkan berbagai piagam penghargaan kepada pusat-pusat koperasi yang berhasil meningkatkan kemampuan manajemennya. Dan penandatanganan kerjasama antara Dekopinwil dengan PT Pikiran Rakyat.

    Kepala Dinas Koperasi dan UKM Prov. Jabar, Anton Gustoni dalam laporannya menyebutkan, bahwa peringatan Hari Koperasi kali ini diramaikan dengan gelar produk koperasi dan UKM se-Jabar yang diikuti seratusan peserta, dengan tujuan memperkenalkan perkembangan produk-produk koperasi dan ukm kepada masyarakat. Adapun tujuan diperingatinya Hari Koperasi kali ini, yaitu untuk mengembangkan kreatifitas KUMKM melalui interaksi dengan masyarakat luas sebagai konsumen dan meningkatkan aksebilitas kemitraan usaha koperasi dan UMKM dalam rfangka kerjasama yang saling menguntungkan.

    Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dalam sambutannya mengharapkan, agar koperasi bisa menjadi satu-satunya yang dapat mensejahterakan rakyat. Untuk itu, Gubernur meminta kepada tiap kepala daerah untuk membantu Kopinda dalam anggarannya agar lembaga tersebut dapat mendorong dan membina koperasi-koperasi.

    Dalam rangka meningkatkan kualitas dan kuantitas koperasi di Jawa Barat, maka Gubernur meminta kepada Kepala Dinas KUMKM, agar melakukan penilaian terhadap koperasi terbaik di Jawa Barat, dan Gubernur berjanji akan memberikan reward sebesar Rp 1 Milyar.

    Begitupun untuk menjadi koperasi sebagai usaha bersama, maka Gubernur akan membentuk Koperasi Provinsi Jawa Barat dengan jumlah anggota seluruh pegawai Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Saat ini, menurut Gubernur  sudah ada data base PNS yang berjumlah 14 ribu orang. Dari jumlah tersebut dipungut iuran sebesar Rp 100 ribu dari Tunjangan Perbaikan penghasilan (TPP). "Kalau mereka tidak mau, maka TPPnya bisa dicabut, tegas Gubernur.

    Sementara itu Menteri Negara Koperasi dan UMKM, Anak Agung Gedengurah Puspayoga, mengatakan, mengapresiasi ide-ide Gubernur Jawa Barat dalam hal mengembangkan koperasi. Salah satunya adalah dibentuknya koperasi PNS, baik berskala ragional Jawa Barat maupun nasional, ide ini sungguh sangat brilian, ujar Puspayoga.

    Soal jumlah koperasi secara nasional yang berjumlah 147 ribu koperasi, jumlah tersebut adalah yang aktif dan  kini terbentuk dan terdaftar secara online system sehingga memudahkan mencari koperasi secara nasional karena mempunyai nomor induk. Jumlah tersebut, menurut menteri setelah menghapus sebanyak 62 ribu koperasi yang tidak aktif.

    Menteri Negara Koperasi dan UMKM akan mengupayakan ikutsertaan koperasi, yaitu KUD-KUDnya sebagai distributor pupuk untuk petani. Upaya ini mudah-mudahan menjadikan koperasi menjadi menggeliat lagi, harapnya.

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus