Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    CSR Masyarakat Tionghoa Bandung

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_13589.jpg

    BANDUNG-Perhimpunan INTI, Indonesia Tionghoa melakukan kegiatan sosial untuk meningkatkan kesehatan warga keturunan yang tinggal di Kota Bandung. Salah satunya adlaah pemeriksaan kesehatan tulang serta sosialisasi pengobatan untuk gangguan tulang usia lanjut.

    "Warga tionghoa usianya rata-rata sudah senja, gangguan kesehatan sering dialami, termasuk gangguan tulang. Kami di INTI berusaha membantu komunitas ini agar tetap sehat dan beraktifitas di Kota Bandung," ujar Ketua Perhimpunan INTI Kota Bandung Deddy Widjaja diacara Specialized Injection Arean Effective Non-Sargical Treatment Alternative di Rumah Makan Phenix, Jalan Jenderal Sudirman Bandung, baru-baru ini.

    Ia mengatakan INTI juga menggandeng pengobatan alternatif untuk kesehatan tulang dari Singapura.  Dedy mengatakan, sejauh ini, para penderita penyakit tulang menjalani perawatan dan pengobatan di Singapura. Tentunya, kata dia, hal itu memerlukan biaya tinggi. Namun, para ahli Singapura berhasil menemukan satu metode penanganan penyakit tersebut tanpa operasi.

    "Yaitu menggunakan laser. Teknisnya, menyuntikkan jarum untuk kemudian menyinari sumber sakitnya menggunakan laser. Itu tanpa operasi. Biayanya pun lebih efisien 50 persen," kata Dedy.

    Untuk membantu para penderita, lanjutnya, Singapura berencana untuk menggandeng beberapa rumah sakit. Di Kota Bandung, ada 4 rumah sakit yang tergolong siap. Yaitu, sebutnya, Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Hasan Sadikin, RS Borromeous, RS Santosa, dan RS Immanuel.

    Rencananya, pada 2016, penanganan penyakit tulang dapat berlangsung di Bandung. "Namun, baru dalam hal pemeriksaan awal. Sedangkan penanganan lanjutannya, belum karena tidak mudah untuk melakukan alih teknologi. Tapi, setidaknya, sistem penanganan ini lebih menghemat biaya para penderita," sahut Deddy yang juga menjadi Ketua Apindo Jabar itu. jo

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus