Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Bisnis Katering Terganggu Fluktuasi Harga dan Demo Pedagang

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_13645.jpg

    BANDUNG - Bisnis katering sangat bergantung dengan pasokan bahan baku, terlebih dari pasar tradisional. Namun dalam beberapa waktu ini harga bahan pokok melambung tinggi sementara pasokannya juga mengalami gangguan, semisal daging sapi dan daging ayam.

    "Tentu, pengaruh fluktuasi harga sangat kami rasakan," tandas Imas Yuhana, Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Asosiasi Perusahaan Jasa Indonesia (APJI) Kota Bandung, usai Launching Majalah The Catering di Hotel Trans Luxury, Jalan Gatotsubroto Bandung, Rabu (19/8).

    Owner Bayem Sabelas ini meneruskan, situasi tersebut menyulitkan para pelaku usaha jasa boga, utamanya, katering. Pasalnya, pihaknya harus tetap menjaga kualitas produk meskipun harga jual komoditi-komoditi yang berkenaan dengan produk katering mengalami kenaikan. Hal itu, sambung wanita berkerudung ini, membuat keuntungan para pebisnis katering drop.

    Karenanya, Imas berharap pemerintah, mulai level pusat, provinsi, hingga kota-kabupaten, melakukan berbagai langkah strategis, seperti stabiliasasi harga jual. Selain itu, imbuhnya, pihaknya pun berharap pemerintah dapat menjaga ketersediaan komoditi.

    Di tempat sama, Wakil Ketua DPC APJI Kota Bandung, Derry Septiadi, mengakui bahwa keuntungan turun. Walau belum melakukan kalkulasi karena biasanya perhitungan keuntungan berlangsung setiap bulan, Derry memperkirakan, efek fluktuasinya harga jual beragam komoditi membuat keuntungan drop 5-10 persen.

    Selain fluktuasi harga, hal lain yang menjadi tantangan para pebisnis jasa boga adalah ajang ASEAN Economic Community (AEC), yang berlangsung akhir 2015. Guna meningkatkan daya saing, Derry menegaskan, DPC APJI Kota Bandung melakukan beragam upaya. Di
    antaranya, menjaga kualitas produk melalui sistem standardisasi produk.  jo

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus