Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Kurangnya Interfensi Pemerintah Penyebab Tingginya Angka Kematian Ibu dan Bayi

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_13673.jpg

    BANDUNG- Kasus kematian ibu baru melahirkan dan bayi menyusui di Indonesia saat ini masih cukup tinggi, yaitu mencapai 359 per 100 ribu kelahiran hidup, dimana di Jawa Barat ada lima daerah dengan tingkat kematian tertinggi diantaranya Kabupaten Bandung, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Bogor, Kabupaten Indramayu dan Kabupaten Karawang.

    Ada berbagai penyebab sehingga masih tingginya kasus kematian ibu dan bayi ini, yaitu pendarahan pada ibu baru lahir, hipertensi saat kehamilan, bayi dengan berat badan rendah dan gangguan pernafasan saat bayi lahir.

    Menurut Sosiolog dari UniVersitas Padjadjaran (UNPAD), Budi Rajab, tingginya kasus kematian ibu dan bayi ini terjadi salah satunya karena kurangnya interfensi dari pemerintah kepada masyarakat serta birokrasi yang sulit.

    “Interfensi dari pemerintah yang kurang, karena kematian ibu lebih banyak diadvokasi oleh kelompok-kelompok sipil masyarakat,” ucapnya.

    Budi menyatakan, seharusnya pemerintah harus ikut bertanggungjawab terhadap tingginya kasus tersebut dengan cara memperbaiki berbagai fasilitas pendukung.

    “Pemerintah harus terus memperbaiki fasilitas kesehatan atau cara-cara tertentu untuk menangani kematian ibu dan bayi itu melalui berbagai kebijakannya,” kata Budi, alam sebuah diskusi, Kamis (20/08). (Parno)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus