Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Hadapi MEA, Produk Barang & Jasa Wajib Halal

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_13818.jpg

    BANDUNG-Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengatakan, dalam menghadapi MEA di akhir tahun nanti, masyarakat Jawa Barat perlu kejelasan sertifikasi barang dan jasa yang mereka gunakan. Pasalnya, di pasar bebas nanti setiap produk  baik barang atau jasa  dari manapun asalnya bisa dengan mudah masyarakat dapatkan. Maka salah satunya, sertifikasi halal lah yang merupakan prioritas. Terutama karena mayoritas umat di Indonesia khususnya di Jawa Barat adalah Muslim.

    Ini ditegaskannya dalam Forum Uji Publik Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Tentang Penyelenggaraan Sertifikasi Halal di Jawa Barat Tahun 2015, yang diadakan pada Senin pagi (31/8), di ruang Rapat Sanggabuana Gedung Sate, Jl. Diponegoro No.22, kota Bandung.

    “Menghadapi MEA ini berbagai  produk masuk, kosmetik makanan obat-obatan masuk semua. Bagaimana tanpa ada sertifikasi produk halal ? bisa makan barang haram semua kita ini,” ungkapnya.

    Selain itu, Pemerintah pun telah menerbitkan UU No.33 Tahun 2014 tentang jaminan produk halal.

    "Dalam mengkonsumsi dan menggunakan produk serta meningkatkan nilai tambah bagi pelaku usaha, untuk memproduksi dan menjual produk halal, pemerintah telah menetapkan dan mengundangkan Undang-Undang No.33 Tahun 2014 tentang jaminan produk halal,” kata Deddy.

    Di sektor produksi, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pangan, obat-obat, dan kosmetika berkembang sangat pesat. Hal itu berpengaruh secara nyata pada pergesaran pengolahan dan pemanfaatan bahan baku. Dari yang semula bersifat sederhana dan alamiah menjadi pengolahan dan pemenfaatan bahan baku hasil rekayasa ilmu pengetahuan.

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus