Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Kepesertaan Jamsostek Bandung 1 Lampaui Target

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/Jamsostek2.jpg

    Bandung - Masyarakat semakin menyadari pentingnya untuk menjadi peserta Jamsostek. Hal itu dapat dilihat dari terus bertambahnya jumlah kepsertaan Jamsostek. Di wilayah Jamsostek Cabang Bandung 1, hingga November 2010 jumlah peserta bertambah cukup besar.

    Menurut Kepala Cabang Jamsostek Bandung 1 Yaddi Sefriadi jumlah penambahan peserta perusahaan hingga November tercatat sebanyak 206 perusahaan baru, baik perusahaan besar atau UMKM.

    "Kalau penambahan jumlah peserta dari sisi karyawannya telah mencapai 45.737 orang," ujar dia disela kegiatan silaturahmi Jamsostek dengan mitra kerjanya di Pemancingan HSP Cibiru, Bandung, pekan lalu.

    Padahal, ujar Yaddi, target penambahan jumlah peserta perusahaan hanya sebesar 175 unit dan kepesertaan karyawan hanya 36.593 orang. Dari kinerja tersebut maka Yaddi memperkirakan hingga akhir tahun nanti jumlah peserta perusahaan yang masuk dapat mencapai 220 unit.

    "Kinerja yang baik ini membuat kami yakin tahun 2011 nanti bisa menambah peserta perusaahn hingga 250 unit."

    Meski berhasil menambah jumlah kepesertaan, diakui Yaddi, hal itu bukan pekerjaan mudah. Sebab, ternyata masih banyak perusahaan atau karyawan yang enggan untuk masuk Jamsostek atau ada hal lain yang menghambat dari persyaratan.

    Dia mencontohkan perusahaan factory outlet (FO) di Bandung yang belum semuanya mendaftar. Kendalanya adalah gaji karyawan FO masih dibawah upah minimal Kota Bandung (UMK).

    "Mereka berminat masuk namun terkendala gaji yang tidak sesuai UMK, padahal syaratnya gaji harus minimal sama dengan UMK. Tahun 2011 nanti UMK bahkan sudah kembali naik menjadi Rp1,180.435," kata dia.

    Selain akan berupaya agar FO dapat masuk Jamsostek, dia juga berencana meningkatkan kepesertaan dari pengusaha jasa konstruksi di Bandung.

    Dihal lain Yaddi menyebutkan penyaluran dana jaminan hingga November 2010 telah mencapai 140,4 miliar. Dana Jaminan hari tua (JHT) disalurkan terbanyak mencapai Rp118,2 miliar kepada 18.571 peserta. Tingginya JHT disebabkan sepanjang tahun ini terjadi PHK disejumlah perusahaan besar diantaranya pada PT Panasia.

    Sementara itu untuk penyaluran dana program uang muka perumahan (PUMP), Yaddi menyebutkan telah mencapai Rp1,4 miliar untuk 76 unit rumah.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus