Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Kebijakan Penanganan Kekeringan Harus Dengan Perda

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_13988.jpg

    BANDUNG-Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) DPRD Provinsi Jawa Barat berpendapat, cuacar ekstrim adalah kendala pertanian yang terkait erat. Kekeringan dan banjir sama-sama merugikan petani, karena harus kehilangan hasil panennya.

    “Oleh karena itu, kekeringan dan banjir harus diselesaikan dalam satu kebijakan menyeluruh. Kebijakan itu harus dituangkan secara serius dalam peraturan daerah (Perda) yang merunut pada Undang-Undang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani,” kata H. Nasir, Sag, Wakil Ketua F-PKB menyampaikan Pandangan Umum F-PKB terhadap Nota Keuangan Perihal Rancangan Perubahan APBD Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2015 dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jawa Barat di ruang siding DPRD Provinsi Jawa Barat, Kamis (10/9) malam.

    Penanganan masalah kekeringan lahan padi, menurut F-PKB, harus segera dilakukan secara holistic. Terlebih ke depan akan ada asuransi pertanian, pemerintah daerah harus tetap menunjukkan keberpihakan kepada petani demi terpenuhinya ketahanan pangan.

    Adapun langkah konkrit untuk menekan kerugian petani akibat kekeringan dan banjir, menurut F-PKB, adalah menciptakan benih padi yang tahan cuaca ekstrem. Selain itu, harus dibangun lumbung di sentra produksi padi.

    Dalam pandangan umumnya tersebut, F-PKB DPRD Provinsi Jawa Barat juga menyoroti irigasi yang menjadi masalah utama dalam pertanian di wilayah Pantura Jawa Barat. Meski luas areal pertanian di wilayah Pantura sangat luas, namun rata-rata hanya mampu panen dua kali dalam setahun. Beda dengan di Selatan, bisa tiga kali panen dalam setahun.

    “Tentu masalah irigasi ini harus menjadi perhatian, harus ada perbaikan. Jika irigasi diperbaiki, hasil produksi padi dari Pantura Jawa Barat akan naik signifikan,” katanya. (enal)

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus