Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Bapusipda Jabar akan Bekali Guru SD Cara Mendongeng

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_14001.jpg

    BANDUNG-Perpustakaan Deposit Badan Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Bapusipda) Provinsi Jawa Barat memiliki koleksi buku-buku bacaan terbitan Jawa Barat tentang Jawa Barat, termasuk buku bacaan berisi cerita rakyat atau folklore.

    “Kami ingin menyampaikan tentang folklore atau cerita rakyat ini lebih efektif kepada anak-anak sekolah taman kanak-kanak dan sekolah dasar, maka kami harapkan guru-guru TK dan guru-guru SD memahami teknik-teknik atau cara mendongeng dengan materi berbasis budaya Jawa Barat,” kata Kepala Bidang Deposit dan Pengolahan Bahan Perpustakaan Bapusipda Provinsi Jawa Barat, Dr.Hj. Oom Nurrohmah, MSi di ruang kerjanya, Gedung Perpustakaan Deposit, Jalan Soekarno Hatta Nomor 629 Kota Bandung, Senin (14/9) kepada jabarprov.go.id.

    Agar para guru-guru TK dan SD tersebut terampil mendongeng, kata Hj. Oom, pihaknya akan menyelenggarakan workshop dengan topik, “Cara Mendongeng”. Dalam workshop tersebut, nantinya, para peserta akan dibekali teknik atau cara-cara mendongeng dengan materi berbasis budaya Jawa Barat.

    Workshop tersebut akan digelar pada tanggal 28 September 2015 dengan peserta dibagi dua angkatan dan masing-masing angakatan diikuti sebanyak 50 orang. Para peserta terdiri dari guru SD Negeri kelas 1 dan 2 serta diprioritaskan guru koordinator perpustakaan sekolah.

    Penyelenggaraan workshop tersebut bertujuan, pertama, untuk meningkatkan layanan perpustakaan deposit, khususnya untuk kalangan anak-anak. Kedua, diharapkan masyarakat, khususnya anak-anak mengenal budayanya sendiri melalui bahan bacaan. Tujuan lebih jauhnya lagi adalah membangun karakter sesuai jatidiri Jawa Barat khususnya dan Indonesia umumnya.

    “Kami mengharapkan agar perpustakaan deposit ini, khsusunya koleksi bacaan untuk anak-anak dapat termanfaatkan secara optimal. Layanan perpustakaan tidak hanya sebatas layanan baca dan pinjam, melainkan juga layanan implementasi hasil bacaannya. Agar koleksi tentang Jawa Barat ini terimplementasikan oleh pengguna, maka digelarlah kegiatan workshop ini,” pungkasnya. (enal)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus