Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pagu Raskin Di Jabar Tahun 2015 Capai 470,84 Ribu Ton

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_14173.JPG

    BANDUNG-Jumlah Rumah Tangga Sasaran (RTS) penerima manfaat raskin tahun 2015 di Jabar sebanyak 2.615.790 RTS.

    Dengan jumlah raskin yang disalurkan sebanyak 15 Kg/RTS/bulan maka pagu raskin tahun 2015 di Jabar mencapai 470,84 ribu ton. Hal demikian, diungkapkan Plt Sekda Jabar, Iwa Karniwa dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (28/9).

    Dengan pagu tersebut, pelaksanaan penyaluran raskin tahun 2015, di Jabar dapat dilaksanakan lebih awal dibandingkan dengan penyaluran tahun 2014.

    Hal tersebut, dikarenakan adanya percepatan penyelesaian persyaratan administrasi untuk pelaksanaan penyaluran raskin, baik oleh tim koordinasi raskin Provinsi maupun oleh tim koordinasi Kabupaten/Kota.

    Adapun realisasi penyalurannya di tahun 2015, sampai dengan pertengahan Bulan September sudah mencapai 97 persen lebih. Sementara untuk penyaluran raskin ke 13 dan 14 akan disalurkan September dan November tahun 2015.

    Penyaluran raskin ke 13 dan 14, pagu raskin Jabar bertambah sebanyak 39,236 ribu ton per alokasi dan pagu per Kabupaten/Kota.

    Dengan diluncurkannya raskin tambahan, harapkan dapat disalurkan kepada para penerima manfaat sesegera mungkin dan sesuai dengan aturan yang atau ketentuan yang berlaku.

    Untuk peluncuran raskin ke-13 dan 14, sambung Iwa yang secara simbolik ditandai dengan pemberangkatan 15 truk, raskin tersebut selanjutnya akan disalurkan ke daerah di wilayah Bandung Raya, yaitu Kota dan Kabupaten Bandung, Kota Cimahi dan KBB serta Kabupaten Sumedang.

    Pemilihan lokasi tersebut, didasarkan atas pertimbangan daerah tersebut merupakan wilayah terdekat , dan terbanyak RTS.

    Disisi lain, Karo Perekonomian Poppy SB dalam keterangannya secara terpisah kepada   jabarprov.go.id memaparkan Diharapkan program raskin diluncurkan kembali di tahun depan
    Karena program tersebut sebagai stimulus untuk menunjang stabilisasi ekonomi.
    Setidaknya, di tahun depan jumlah RTS akan tetap. (NR)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus