Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Jelang Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Kalangan Ormas Demo Anti Komunis

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_14209.jpg

    BANDUNG-Menjelang Peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang akan diperingati 1 Oktober , puluhan orang massa yang berasal dari beberapa Ormas menggelar demontrasi di depan Kantor Pemprov. Jabar, Rabu (30/9).

    Massa tersebut, menggelar orasi anti komunis  dengan tema yang diusung Ormas-LSM Anti Komunis Jabar menuntut  sterilkan NKRI dari virus komunisme gaya baru.

    Ketua Aliansi Ormas-LSM anti Komunis Jabar, Muchsin Al Fikri, dalam orasinya mengutarakan perjalanan sejarah ideologi komunis di dunia telah membuktikan selalu melakukan pelanggaran HAM, termasuk gerakan yang dilakukan partai komunis di Indonesia yaitu PKI.

    Sehubungan dengan hal tersebut, Ormas-LSM anti komunis Jabar menyampaikan menyatakan pertama, siap berjuang dengan harta, jiwa dan raga untuk menghadapi kebangkitan generasi penerus dan anak cucu PKI
    baik ideologis maupun biologis yang berkehendak serta mencoba menghidupkan kembali ajaran komunisme di Indonesia.

    Kedua, menolak segala upaya pencabutan TAP MPR Nomor XXV Tahun 1966 tentang pembubaran PKI dan pelarangan penyebaran paham Komunisme, Marxisme dan Leninisme di Indonesia.

    Ketiga, menolak revisi RUU KUHP yang akan menghilangkan pasal pidana terhadap penyebaran ajaran, paham, logo dan simbol komunisme.

    Keempat, mendesak apar Parpol membersihkan kader-kadernya dari anasir Komunisme.

    Kelima, mengajak kepada seluruh WNI agar meningkatkan kewaspadaan dan mengawasi lingkungan sekitarnya dari penyusupan kaum Komunis.

    Ketujuh, menyerukan kepada Ormas, Orpol. LSM, Yayasan dan seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dan berjuang mensterilkan dan membebaskan NKRI dari virus komunisme gaya baru . (NR)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus