Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Disperindag Jabar Ungkap Potensi Produk Kreatif Bandung

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_14305.jpg

    GARUT-Disperindag Jabar, saat ini telah mengidentifikasi berbagai produk kreatif yang tengah berkembang di beberapa wilayah di Jawa Barat. Hal ini diungkapkan oleh Kabid Promosi dan Kerjasamaa Industri dan Perdagangan (PKIP) Disperindag Jabar, Deddy Junaedi dalam salah satu kegiatan yang berlangsung di BKPP Wilayah Priangan, Selasa (6/10).

    Lebih lanjut, beliau menuturkan bahwa produk kreatif di Kota Bandung kini sudah dikenal berbagai kalangan, antara lain industri produk pakaian C-59, industri produk pakaian dan aksesoris UNKL347, industri jasa dan produk Mahanagari dan Eiger.

    Produk C-59 merupakan produk kaos sablon yang didirikan pada tahun 1980. Saat ini produksi yang dihasilkan sudah mencapai 110.000 potong kaos per bulan. Untuk jenis produk fashion, juga sudah menyebar ke jenis lainnya antara lain T-shirt, jacket, sweater, aksesoris, dan aneka fashion lainnya.
    Selain kaos, perusahaan tersebut juga memproduksi produk seperti mug, payung, topi, tas dengan omzet Rp 500 juta per bulan. Perusahaan tersebut, kini telah memiliki 600 outlet dan dalam pengembangannya telah bekerjasama dengan berbagai supermarket ternama di Indonesia.

    Produk UNKL347, merupakan industri kreatif yang membuat produk T-shirt yang didirikan tahun 1996. Kini produk yang dibuat bervariasi, antara lain sepatu, jaket, celana, topi, tas, dompet, sandal, ikat pinggang, sweater, CD,  merek lokal dan luar, majalah, papan surfing, bantal, piring, wallpaper, rancang bangun, display toko, rancang bangun interior rumah tangga, dan aksesoris.

    Sementara itu Mahanagari yang didirikan pada tahun 2004, mengembangkan produk T-shirt. Untuk pengembangan produknya, mereka bekerja sama dengan 40 desainer dalam mengembangkan jenis produk lainnya.

    Dan Eiger yang didirikan pada tahun 1993 mengembangkan multi produk industri antara lain ras/ransel dan peralatan kegiatan luar ruang. Eiger, kini sudah memiliki 6 toko, 18 ruang pamer dan 88 konter yang sudah tersebar di seluruh Indonesia. Total produksi rata-rata seluruh merek per tahunnya mencapai 2,5 juta tas/ransen dengan 8.000 varian desain.

    Dari perkembangan industri kreatif di Kota Bandung, Disperindag Jabar memberikan catatan, yaitu berkembangnya industri kreatif diantaranya dipengaruhi oleh adanya peran pemerintah dalam membuka ruang kreatif salah satunya dengan dibangunnya taman, kulinari dan car free day.

    Di Kota Bandung, ujar Deddy ada komunitas yang proaktif dalam menyusun produk-produk kreatif. Di sisi lain juga ada insan kreatif dari Perguruan Tinggi, desainer, pewirausaha, seniman, kurator dan media. (NR)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus