Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Gubernur: Pimpin Shalat Berjamaah Pemain Persib

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_14457.jpg

    BANDUNG -- Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) memimpin shalat magrib dan isya berjamaah pemain Persib, sebelum kemudian Persib Bandung meraih kemenangan dalam Final Piala Presiden, Ahad (18/10/15) malam.

    Dalam pantauan Humas Pemprov Jabar, begitu sampai Stadion Utama Gelora Bung Karno sore hari sekira jam 17.00, Gubernur langsung bergegas masuk ruangan VVIP yang dijaga demikian ketat.

    Setelah sebelumnya mengenakan batik berwarna coklat, Aher kemudian menggunakan jersey Persib yang dimodifikasi dengan tulisan di dada, "Bobotoh Jabar Kahiji."

    Kemudian, dia menuju tempat duduk VVIP bersama sejumlah kolega seperti Dirut PT BJB Ahmad Irfan. Tak lama berselang datang sejumlah pejabat publik diawali Kapolri Jendral Badrodin Haiti, Gubernur Sumsel Alex Noerdin, Menpora Imam Nahrawi, dan lainnya.

    Ketika tiba waktu shalat Magrib, Aher pamitan bergegas ke satu lantai di bawah balkon VIP tadi untuk menuju ruang ganti pemain Persib. Setelah wudhu, shalat magrib berjamah dipimpin langsung Gubernur  dengan sebelumnya infokan shalat akan dijamak ta'dzim dengan shalat Isya.

    Mayoritas pemain dan manajemen Persib mengikuti shalat, dengan membentuk tiga barisan. Tampak menjadi makmun di belakang persis Aher adalah pemain legendaris Persib, Firman Utina, dan di sebelahnya antara lain ada Pelatih Djadjang Nurjaman (sebelah kiri) serta bek senior yang tengah cedera, Muhammad Ridwan. 

    Di shaf kedua, tampak dua pencetak gol pertandingan semalam yakni Ahmad Juprianto dan Makan Konate. Kemudian tampak dua bek yakni Jajang Sukmara dan Abdul Rahman, serta Tantan, penyerang yang juga tengah dibekap cedera. Yang menarik adalah pose Makan Konate, yang tampak sedang khusuk berdoa seraya membenamkan kepalanya ke dalam dua tangannya. 

    Sementara pada barisan terakhir, tampak Kapten Persib asal Cianjur, Atep, dengan barisan ofisial antara lain ketua tim medis Dr Rafi Gani. 

    Situasi ini mengingatkan kejadian serupa, yakni Aher menjadi imam shalat pada hari Jumat malam, 7 November 2014 lalu di Stadion Jakabaring, Palembang, ketika Persib akan bertarung di babak final 2014 melawan Persipura. 

    Selepas shalat semalam, Aher dengan peci haji putihnya memimpin doa sekira lima menit dengan harapan utama Persib bisa menang dalam final. Sekiranya kalah pun tetap diberi hidayah kelapangan dada. Seolah diijabah diberi terbaik, maka Persib muncul sebagai pemenang dalam partai semalam. 

    "Syukur Alhamdulilah Persib menang, ini akan tingkatkan indeks kebahagian masyarakat Jabar, " katanya seraya menyebut soal bonus akan diberi namun dibahas dulu Senin (19/10) besok bersama pihak terkait, seperti Setda dan BJB.

    Persib, kata dia, sangat layak diapresiasi karena berturut mencapai prestasi tertingi di penghujung tahun 2014 (Juara ISL) dan 2015 ini. 

    "Saya atas nama pribadi dan Pemda Jabar mengucapkan selamat pada Persib, selamat menjadi juara berturut-turut," katanya.  

    Menurut Aher, yang tak kalah penting dari pertandingan semalam adalah pertandingan berjalan lancar di Gelora Bung Karno meski sedari awal terjadi silang sengketa. 

    "Untuk olahraga sepakbola kita, ini jadi momentum untuk kebangkitan sepakbola kita, olahraga kita. Semoga pula jadi momentum perdamaian abadi Bobotoh Persib dengan The Jak," tambahnya. 

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus