Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Aher Dianugerahi Tokoh Inspirator Pemuda Jawa Barat

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_14616.jpg

    BANDUNG – Pada peringatan hari Sumpah Pemuda Ke-87 tahun 2015 ini, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) dianugerahi sebagai tokoh inspirator pemuda Jawa Barat. Penghargaan diterima Aher usai menjadi Inspektur Upacara peringatan hari Sumpah Pemuda Tingkat Jawa Barat di halaman Gedung Sate Bandung, Rabu (28/10).

    Peringatan hari Sumpah Pemuda tahun ini yang bertemakan “Revolusi Mental Untuk Kebangkitan Pemuda Menuju Aksi Satu Untuk Bumi”, Aher memaknai peran pemuda khususnya di Jawa Barat harus memiliki pemikiran dan cita-cita yang besar agar memiliki karya yang besar. Sebab menurut Aher, lahirnya Deklarasi Pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928 silam merupakan hasil pemikiran besar para Pemuda saat itu. “Adalah sebuah pikiran besar yang mampu menghadirkan mereka bersatu padu dan lahirlah Deklarasi Sumpah Pemuda,” ujarnya. 

    Aher menambahkan, rasa persatuan dan kesatuan terhadap bangsa, haruslah diatas kepentingan individu dan golongan. “Sebab dengan persatuan itu lah kita akan menjadi bangsa yang kokoh dan kuat, inilah yang harus kita maknai bersama,” tambahnya.

    Lahirnya generasi baru di era perkembangan teknologi saat ini dikhawatirkan membawa dampak negatif bagi para pemuda. Informasi-informasi yang bersifat destruktif melalui media sosial seperti pornografi, narkoba, pergaulan bebas, radikalisme hingga terorisme masuk dengan mudah tanpa bisa dibendung. Berbagai kasus-kasus kekerasan yang melibatkan anak muda ternyata bermula dari interaksi melalui sosial media yang telah menjelma menjadi tempat favorit berkumpulnya mereka dari lintas negara, budaya dan agama. Tidaklah mudah bagi orang tua, guru termasuk pemerintah untuk mengontrolnya. 

    Dari keprihatinan itulah, Aher mengajak kepada para pemuda untuk membangun gerakan revolusi mental, karena hanya dengan gerakan inilah pemuda akan memiliki karakter yang kuat, tangguh dan kokoh dalam menghadapi dampak negatif dari arus globalisasi dan modernisasi.

    “Melalui gerakan revolusi mental para pemuda akan memiliki kemandirian untuk mengambil keputusan terbaik sesuai dengan akal sehat tanpa harus tergantung dari kehadiran orang tua maupun negara disampingnya,” terangnya.

    Pada peringatan hari Sumpah Pemuda tahun ini, Gubernur pun memberikan penghargaan dan uang pembinaan kepada pemuda maupun organisasi kepemudaan di Jawa Barat atas pengabdian mereka terhadap masyarakat, lingkungan, seni budaya, pendidikan dan karang taruna.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus