Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Sekda Jabar: Wilayah Perbatasan Jabar dan Jateng Harus Makin Sinergis

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_14713.jpg

    CIAMIS -- Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa membuka Pekan olahraga dan seni perbatasan (Porsenitas) wilayah Kunci Bersama, Selasa (3/11/15) malam, di Stadion Galuh Kab. Ciamis. 

    Kompetisi olahraga ini dimulai Selasa (3/11) hingga Sabtu (6/11) mendatang, diikuti sembilan kabupaten/kota perbatasan Provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah. 

    Iwa Karniwa dalam pembukaan mengatakan, gagasan Kunci Bersama tersebut sangat bagus sekali untuk menjalin kerjasama yang sinergis bagi kemajuan daerah perbatasan.

    "Jalinan kerjasama yang dilakukan Kunci Bersama ini diantaranya untuk dunia pendidikan, sosial, dan infrastruktur. Sebab, saat ini banyak daerah yang berada di perbatasan kurang diperhatikan. Jadi, kegiatan ini sangat baik," katanya. 


    Dalam acara tersebut, hadir pula antara lain Aang Hamid Suganda (Kepala Badan Kerjasama Antar Daerah Kunci Bersama), Bupati Ciamis Iing Syam Arifin, Bupati Kabupaten Kuningan Utje Hamid Suganda, Bupati Brebes Hj. Idza Priyanti, dan Bupati Cilacap Tatto Suwarto P.  

    Kunci Bersama terdiri atas Kabupaten Kuningan, Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Ciamis, Kota Banjar, Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Brebes (Jawa Tengah), dan Kabupaten Cilacap (Jawa Tengah). 

    Kunci Bersama sendiri dideklarasikan di Kuningan pada 11 Juni 2011 oleh Bupati Kuningan saat itu, Aang Hamid Suganda. Saat awal deklarasi, terdiri atas Kabupaten Kuningan, Cirebon, Ciamis, Majalengka, serta anggota lainnya dari Jateng yakni Kabupaten Cilacap dan Brebes. 

    Motivasi pendiriannya sedari awal hingga kini meningkatkan pembangunan daerah perbatasan yang notabene tertinggal. Dalam beberapa tahun pertama, kerjasama antar daerah perbatasan berhasil dilakukan seperti pembangunan jalan antar provinsi, waduk untuk cadangan air pertanian di Kuningan mengairi sawah seluas 7.000 hektar di Brebes dan 1.000 hektar sawah di Kuningan, hingga pendirian Sekolah Luar Biasa (SLB) di daerah perbatasan Brebes dan Kuningan. 

    Iwa melanjutkan, kerjasama antar kota/kabupaten ini juga bisa ditekankan dalam membangun daerah perbatasan, seperti jalan serta irigasi yang mendukung kabupaten/kota perbatasan. Maka dengan begitu, harus ada jalinan serta hubungan khusus untuk kabupaten/kota yang terhabung Kunci Bersama ini. 

    "Malah  dalam program Kunci Bersama, masalah sosial yaitu menanggulangi orang gila juga bisa dicari solusinya, jangan sampai saling lempar antar daerah," ujarnya. 

    Sekda menambahkan, jika antar kota/kabupaten yang berada di perbatasan tidak menjalin hubungan yang erat, otomatis masalah-masalah yang terjadi di daerah perbatasan tidak akan tertanggulangi. 

    "Dengan begitu, daerah yang tertinggal di daerah perbatasan bisa setara pembangunannya dengan daerah lainnya yang lebih maju," katanya.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus