Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pengangguran Terbuka Jabar Capai 8,72 %

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_14731.jpg
    Ilustrasi : centrafutures.com

    BANDUNG-Jawa Barat mengalami penurunan jumlah angkatan kerja. Pada bulan Agustus 2015 angkatan kerja berjumlah 20.586.356 orang, sedangkan pada Agustus 2014 sebanyak 21.006.139 orang, atau mengalami penurunan sebesar 419.783 orang pada kurun waktu satu tahun.

    Dyah Anugrah Kuswardani, Kepala Bidang Statistik Sosial BPS Jabar mengatakan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja menurun, dari 62,77 persen pada Agustus 2014 menjadi 60,34 persen pada Agustus 2015.

    “Jumlah penduduk yang bekerja di Jawa Barat pada Agustus 2015 juga mengalami  penurunan  dibandingkan dengan Agustus 2014. Pada bulan Agustus 2015 penduduk yang bekerja tercatat sebanyak 18.791.482 orang, mengalami penurunan 439.461 orang dibandingkan Agustus tahun yang lalu sebanyak 19.230.943 orang, atau menurun 2,28 persen,” katanya.

    Selama kurun waktu satu tahun, tercatat kenaikan jumlah penganggur sebanyak 19.678 orang. Pada Agustus 2014 penganggur di Jawa Barat 1.775.196 orang, sedangkan pada bulan Agustus 2015 tercatat penganggur sebanyak 1.794.874 orang.

    Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Jawa Barat mengalami kenaikan sebesar 0,27 persen dari 8,45 persen pada Agustus 2014, menjadi 8,72 persen pada Agustus 2015.  Penyumbang terbesar penyerapan tenaga kerja di Provinsi Jawa Barat pada bulan Agustus  2015 adalah lapangan usaha Perdagangan, Rumah Makan, dan Jasa Akomodasi (27,15 persen) diikuti lapangan usaha Industri (21,00 persen), Pertanian, Perkebunann, Kehutanan, Perburuan dan Perikanan (16,47 persen), dan Jasa Kemasyarakatan, Sosial dan Perorangan (16,21 persen) .

    Jika dibandingkan dengan keadaan Agustus 2014, jumlah penduduk yang bekerja di lapangan usaha Perdagangan, Rumah Makan, dan Jasa Akomodasi dan Industri masingmasing meningkat sebesar 3,54 persen dan 1,09 persen. Sebaliknya lapangan usaha Pertanian, Perkebunan, Kehutanan, Perburuan dan Perikanan dan Jasa Kemasyarakatan, Sosial dan Perorangan masing-masing menurun secara signifikan, yaitu sebesar 18,99 persen dan 7,47 persen. jo

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus