Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    PT Pos Terus Tambah Jumlah Agenpos

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_14763.jpg
    Ilustrasi - Foto :agenpos.com

    BANDUNG - Potensi pasar pendapatan Agenpos yang mampu diraih dari Jasa Kurir (Registered) baru sekitar 7,33 % (2014) dibanding total pendapatan Jasa Kurir (Registered) Pos Indonesia secara nasional.

    Direktur Surat dan Paket PT Pos Indonesia Agus F. Hadiyono mengungkapkan data tahun 2009, pangsa pasar kurir dan logistik Pos Indonesia baru mencapai sekitar 16% sehingga keberadaan Agenpos diharapkan mampu mengambil alih pangsa pasar kurir dan logistik nasional yang masih cukup besar (84 %) sekitar 12,99 Triliyun sedangkan pasar untuk Jasa Keuangan baru 4,46 % diraih oleh Agenpos.

    “Agenpos diposisikan Pos Indonesia sebagai  konsep pengembangan jaringan melalui kerjasama kemitraan antara Pos Indonesia  dengan perorangan atau badan usaha dalam rangka memberikan pelayanan pos secara lebih luas kepada masyarakat, selain untuk lebih mendekatkan diri dengan konsumen, Agenpos  dimaksudkan juga sebagai bentuk pemberdayaan sektor ekonomi mikro melalui pengembangan pola-pola kemitraan dalam bisnis,” tuturnya.

    Menurut data tahun 2014, jumlah Agenpos telah mencapai 2.418, tumbuh 62,96 % dari tahun sebelumnya, sedangkan Agenpos yang melayani Jasa Keuangan ada sekitar 23.945, jumlahnya meningkat tiga kali lipat dari tahun sebelumnya. Sebaran Agenpos tertinggi didominasi oleh Regional IV (Meliputi DKI Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi dan Banten) khususnya yang terbesar berlokasi di wilayah DKI Jakarta. Selanjutnya didominasi oleh Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Jawa Barat dan Bali, Nusa Tenggara serta Sumatera Barat.

    Target penambahan Agenpos tahun 2015 ini cukup tinggi 2.310 Agenpos dan target pendapatan dari Jasa Kurir yang akan diperoleh dari Agenpos adalah Rp 226,68 Milyar. Sampai dengan saat ini, jumlah Agenpos yang telah melakukan migrasi dan mengimplementasikan layanan terpadu adalah 3.600-an, dari 36.000-an yang masih melayani Jasa Keuangan saja.

    Kontribusi pendapatan Agenpos s.d. Oktober 2015 ini telah menyumbangkan sekitar Rp 310,19 Milyar dari 35,15 juta-an transaksi. Jo

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus