Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Sekda Iwa Karniwa Buka Festival Tahura Juanda

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_14917.jpg

    BANDUNG-Sekertaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Iwa Karniwa, atasnama gubernur, membuka secara resmi penyelenggaraan Festival Tahura 2015, Minggu (22/11), bertempat di Taman Huta Raya Juanda (TAHURA) Dago Atas Bandung.

    Pembukaan Festival Tahura yang bertemakan "Hitam Puti" Hutan Wariskan Untuk Masa Depan, ditandai pelepasan burung ke habitat hutan Tahura oleh Sekda Iwa Karniwa, Ibu Hj. Netty Prasetiyani Heryawan, dan Kepala Dinas Kehutanan Prov. Jabar, Budi Susatijo. Puluhan burung dilepas ke habitan hutan, meliputi jenis, burung Kepondang, Jalak Munding, Burung Bultok, dan Haur.

    Sekda Jabar Iwa Karnwa dalam sambutannya mengapresiasi positif  pengelolaan Taman Hutan Raya Juanda (Tahura) sehingga menghasilkan pendapatan asli daerah (PAD) cukup besar.  Kendatipun demikian, jangan sampai karena mengejar target pendapatan, malah fungsi Tahura sebagai kawasan pelestarian alam justru terabaikan, ujar Iwa.

    Iwa berharap, kegiatan Festival Tahura ini menjadi momentum dalam meningkatkan pelestarian hutan di seluruh kawasan dan terutama untuk Kawasan Tahura.

    Sementara Netty Prasetiyani Heryawan lebih menyoroti dalam aspek pengelolaan Hutan Raya Juanda ini sehingga lebih banyak diminati oleh masyarakat dari berbagai golongan. "Menurut Netty, para pengelola agar terus mengajak para pengunjung untuk memelihara hutan ini, bukan hanya sebagai pengunjung saja.

    Kemudian, agar Tahura ini lebih banyak diminati masyarakat, maka perlu ada penelitian khususnya kepada pengunjung, macam kegiatan apa saja yang perlu diadakan di Tahura ini. Misalnya "center tracking", centra outbond, centra pemotretan atau hanya sekedar menikmati alamnya saja.  Hal itu semua diperoleh dari penelitian terhadap pendapat pengunjung, jelas Netty.

    Usai acara pokok, Festival Tahura dilanjutkan dengan penampilan anak-anak yang menyanyikan lirik lagu ajakan kecintaan dan pelestarian hutan.

    Sementara menurut Budi Susatijo dalam laporannya, bahwa Festival ini sudah berlangsung beberapa hari kebelakang dengan kegiatan diantaranya : Lomba menggambar bagi anak-anak, lomba lari maraton, lomba fotography dan berbagai diskusi seputar pelestarian hutan. Salah satu diantaranya tentang pelestraian dan pengembangan satwa burung.

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus