Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Di Riau, Netty Heryawan Cerita Pembangunan di Jabar

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_15028.jpg

    DUMAI-Dalam kunjungan kerjanya ke Provinsi Riau, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat Netty Heryawan berkesempatan untuk bersilaturahim dengan Paguyuban Warga Sunda (PWS) di Comfort Hotel Dumai Kota Dumai, Sabtu (28/11). Netty  didampingi Staff Ahli Walikota Dumai, Endar dan Ketua PWS Kota Dumai, Fatima.

    Netty mengungkapkan silaturahim ini merupakan momentum yang sangat berharga ketika bertemu dengan warga Sunda di luar Jawa Barat, terutama berkesempatan bertemu warga yang sukses merantau dari cerita dan pengalaman yang diungkapkan. Netty juga merasa perlu untuk mengabarkan hasil-hasil dan progress pembangunan di Jawa Barat.

    “Pembangunan di Jawa Barat yang sedang berlangsung antara lain masih dalam proses pembagunan Bandara Kertajati yang diharapkan operasional Thn 2017. Selain itu, ada beberapa jalur tol yang sedang dalam proses sebagai jalur lalu lintas perpindahan orang dan barang antara lain Tol Bocimi (Bogor, Ciawi, Sukabumi), Tol Cisundawu (Cileunyi, Sumedang, Dawuan), Tol Seroja (Soreang, Pasirkoja, Tol Citas (Cileunyi, Tasikmalaya). Sedangkan Tol Cipali (Cikopo, Palimanan) sudah beroperasi semenjak Lebaran tahun 2015,” papar Netty.

    Untuk gedung kesenian, tambah Netty, akan dibangun gedung kesenian yang megah yang dapat menampung seniman di kawasan Kota Bandung sekitar Cikutra dan Mesjid megah di daerah Gedebage yang dapat menampung jamaah di Jawa Barat.

    "Sebentar lagi kita akan menghadapi PON XIX di tahun 2016 di Jawa Barat sehingga warga Sunda lainnya dapat merasakan euforianya dan diharapkan dapat berjalan sukses dengan adanya empat catur sukses antara lain sukses penyelenggaraan, sukses prestasi, sukses ekonomi rakyat dan sukses administrasi," kata Netty.

    Akhirnya, Netty Heryawan menyampaikan pesan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan untuk Paguyuban Warga Sunda di Kota Dumai, warga Sunda tidak usah kembali lagi ke Jawa Barat jika sudah sukses di daerah yang ditinggali dan jaga nama baik Jawa Barat yang terkenal dengan keramahan dan kegotongroyongannya.

    Penasehat Paguyuban Warga Sunda (PWS) Kota Dumai, Endu memanfaatkan kesempatan ini dengan memohon perhatian Pemprov Jabar untuk keperluan PWS, karena hingga saat ini PWS belum mempunyai gedung sebagai wadah untuk berkumpulnya warga sunda untuk bersilaturahmi. “Juga kurang memadainya alat-alat kesenian untuk hiburan atau sarana untuk mengapresiasi potensi Sunda,” tambahnya.

    Menurut Endu, warga Sunda di Kota Dumai ada 750 kepala keluarga yang berarti ada kurang lebih sekitar 1500 jiwa warga Sunda yang menetap, serta telah diakui oleh pemerintah Kota Dumai dari tahun 1968.

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus