Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Harga Gabah dan Beras Cenderung Naik

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_15115.jpg
    Ilustrasi Foto : Humas Pemkab Indramayu

    BANDUNG-November 2015, harga rata-rata Gabah Kering Panen (GKP) di Tingkat Petani Jawa Barat sebesar Rp. 5.212,77,- per kilogram atau naik sebesar 0,08 persen dibandingkan harga GKP Oktober 2015 yang tercatat sebesar Rp. 5.208,56.

    Demikian juga Gabah Kering Giling (GKG) di Tingkat Petani mengalami kenaikan harga sebesar 2,79 persen dari Rp. 5.530,30,- menjadi Rp. 5.684,38,- per kilogram, dan terakhir kualitas ketiga yaitu Gabah Kualitas Rendah juga naik 5,33 persen dari Rp. 3.757,35,-menjadi Rp. 3.957,63,- per kilogram.

    BPS Jabar menyebutkan GKP tertinggi di Tingkat Petani sebesar Rp, 6.000,00,- dijumpai di Kabupaten Ciamis (1 Observasi) dengan harga di tingkat penggilingan sebesar Rp, 6.050,00,-. Untuk kualitas GKG di Jawa Barat pada November 2015 harga rata-rata di Tingkat Penggilingan sebesar Rp. 5.856,25,- per kilogram, dimana harga GKG Penggilingan yang terendah sebesar Rp, 5.100,00,- per kilogram dijumpai di Kabupaten Kuningan (2 observasi) dan Harga GKG Penggilingan tertinggi sebesar Rp, 6.500,00 per kilogram dijumpai di Kabupaten Indramayu (1 observasi).

    “ Dari hasil pemantauan pada November 2015 di Jawa Barat, harga transaksi Gabah untuk seluruh kualitas berada diatas Harga Pembelian
    Pemerintah (HPP),” Ujar Dody Gunawan, BPS Jabar.

    Sementara itu pemantauan harga beras di tingkat penggilingan pada November 2015 dilakukan di 15 Kabupaten Jawa Barat yang tersebar di 35 Kecamatan dengan jumlah observasi sebanyak 78 transaksi. Diantaranya Beras Premium sebanyak 36 observasi (46,15 persen), Beras Medium 34 observasi (43,59 persen), Beras kualitas Rendah 8 observasi (10,26 persen).

    Pada November 2015, rata-rata harga beras di penggilingan sebesar Rp. 9.894,17 atau naik 1,36 persen dibandingkan harga beras Oktober 2015 yang tercatat sebesar Rp.9.761,76.

    Berdasarkan kualitas beras yang dikelompokkan menurut patahan (broken) beras, harga Beras Premium naik 1,27 persen dari Rp, 9.892,43 menjadi Rp, 10.017,92, Beras Medium naik 1,17 persen dari Rp. 9.736,21 menjadi Rp, 9.850,00 demikian juga Beras kualitas Rendah naik 3,37 persen dari Rp, 9.214,29 menjadi Rp, 9.525,00.

    Perkembangan harga beras di penggilingan menunjukkan pola yang fluktuatif. Sepanjang November 2014 sampai November 2015, penurunan rata-rata harga beras terjadi di tiga bulan tahun 2015 yaitu Maret, April dan Mei, dengan harga terendah sebesar Rp, 8.597,80 per kilogram terjadi di November 2014. jo

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus