Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Kader Posyandu Pelindung Anak-anak

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_15163.jpg

    CIREBON-Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat Netty Heryawan kembali memberi arahan pada Pendamping Kader Posyandu (PKP) di wilayah BKPP III Cirebon.

    Dengan menitik beratkan pentingnya penguatan dan strategi PKP dalam pendidikan PAUD pada masa keemasan anak umur 0 - 6 tahun, yang kemudian diikuti Gerakan 1000 hari kehidupan yang erat kaitannya dengan asupan gizi yang baik untuk kecerdasan otak dan pola pengasuhan pada anak.

    "Keberadaan Pendamping Kader Posyandu (PKP) di Posyandu menjadi pembina yang diberikan pada anak 0 - 6 tahun melalui stimulus, sehingga dapat mengarahkan masa keemasan anak usia dini. Sebab, Posyandu ini merupakan pusat informasi dan edukasi di tengah masyarakat," tutur Netty pada Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pendamping Kader Posyandu (PKP) Provinsi Jawa Barat Tahun 2015, didampingi Kepala BPMPD Provinsi Jawa Barat Dede Rusdia di Hotel Apita, Kabupaten Cirebon, Senin (7/12).

    Lanjutnya, PKP harus dapat melakukan penjangkauan, pendataan, dan optimalisasi daya juang pada setiap keluarga yang mempunyai anak pada usia dini. Terlebih dalam kondisi keluarga yang kurang baik dan tidak terlayani di PAUD formal.

    "PKP juga harus mempunyai sifat pedagogis dengan mempunyai jiwa penyayang dan mampu berempati, mempunyai kepribadian sebagai orang tua, khususnya ibu, serta mempunyai jiwa sosial kerelawanan," katanya.

    PKP juga dapat memberikan pembinaan, terutama edukasi empat zona atau wilayah yang harus dijaga dalam menghindari kekerasan seksual yaitu daerah sekitar muka, sekitar dada, sekitar diantara kedua belah kaki dan daerah sekitar belakang.

    "Akhirnya, saya berharap PKP harus membuat strategi menguatkan kelembagaan dengan basisnya Posyandu,  kemudian Paud dapat menghasilkan makin luasnya lingkungan yang aman untuk anak-anak, serta proporsi kekerasan terhadap anak menurun dan anak-anak dapat mengembangkan bakat," ujar Netty.

    Kepala BPMPD Provinsi Jawa Barat Dede Rusdia menyampaikan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pendamping Kader Posyandu (PKP) Provinsi Jawa Barat Tahun 2015 ini diikuti oleh 129 orang, yang berasal dari Kabupaten Cirebon, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Majalengka dan Kota Cirebon.

    Pelatihan ini diharapkan sebagai wahana kapasitas isu aktual, serta mewujudlam komitmen dalam meningkatkan posyandu dan dapat mengembangkan potensi posyandu di masyarakat pada anak usia dini sebanyak 2545 kelompok anak.

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus