Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Gubernur Monitor Kesiapan Pilkada Serentak

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_15185.jpg

    KAB. BANDUNG - Satu hari jelang pelaksanaan Pilkada Serentak 9 Desember 2015, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan bersama Kapolda Jawa Barat Inspektur Jenderal Polisi Moechgiyarto, Pangdam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Hadi Prasojo, Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Feri Wibisono, Ketua KPU Jawa Barat Yayat Hidayat, dan Ketua Bawaslu Jawa Barat Harminus Koto memonitor persiapan Pilkada di Soreang, Kabupaten Bandung pada Selasa (8/12). Gubernur mengatakan, Pilkada di delapan kabupaten/kota yang akan menggelar Pilkada besok, siap untuk digelar.

    Gubernur melakukan melakukan pengecekan ke sejumlah tempat. Tempat pertama yang Gubernur dan rombongan datangi yaitu Kantor Polres Bandung. Ditempat ini Gubernur melakukan pertemuan dengan aparat kepolisian dan TNI serta para pejabat terkait di wilayah Kabupaten Bandung.

    “Insya Allah segala persiapan untuk Pilkada Serentak di delapan kabupaten/kota itu sudah siap. Tidak ada sesuatu apa pun yang kurang, tentu apabila ada urusan teknis dan hal kecil yang kurang itu tidak pernah sempurna ya - yang kurang tentu kita segera antisipasi dari sisi pelaksanaan,” ungkap Gubernur.

    Sementara dari sisi keamanan, Gubernur pun mengatakan bahwa setiap kali pelaksanaan Pilkada di Jawa Barat selalu berjalan dengan aman dan kondusif. Namun, pihkanya ingin segala antisipasi gangguan keamaman harus ditingkatkan satu level dari kondisi keamanan yang ada.

    “Saya tadi di dalam (pertemuan) menjelaskan bahwa kalau ada indikasi atau prediksi gangguan keamanan rendah, maka antisipasinya harus menengah. Kalau kemudian ada prediksi gangguan keamanan menengah, berarti (antisipasi) harus di atas itu, harus berat. Itu pendekatan keamanan, karena memang kita harus aman – tidak boleh ada apapun,” papar Gubernur.

    Selain itu, pada kesempatan ini Gubernur pun mengajak kepada seluruh masyarakat untuk menyukseskan Pilkada Serentak 2015. Menurutnya, hal tersebut bisa terwujud bila masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya dengan baik.

    “Saya mengajak masyarakat untuk menyukseskan Pilkada Serentak dengan cara masyarakat berbondong-bondong datang menggunakan hak pilihnya ke TPS masing-masing. Silahkan masyarakat pilih pasangan yang paling cocok dan sesuai dengan hati nurani. Dan tentu saja kalau ada gangguan keamanan berupa money politik terhadap masyarakat, saya ingin masyarakat dewasa dan jangan menganggap gejala-gejala seperti itu dan tidak terpengaruh. Kalau masyarakatnya dewasa maka pelaku money politik ga akan ada,” kata Gubernur.

    Sementara itu, pada h-1 jelang pemungutan suara ini Kapolda Jawa Barat Inspektur Jenderal Polisi Moechgiyarto mengatakan bahwa pihaknya terus meningkatkan pengamanan melalui patroli, serta telah menyebar personilnya ke 10 wilayah Polres di  delapan Kabupaten/kota penyelenggara Pilkada.

    “Seluruh personil kita yang BKO atau back up dari Polda sudah kita geser ke wilayah di 10 wilayah Polres kabupaten/kota yang melaksanakan Pilkada Serentak. Jadi kabupaten/kotanya ada delapan tapi wilayah keamanannya ada 10 Polres yang kita lakukan pengamanan,” ungkap Kapolda.

    Kapolda pun mengatakan bahwa kondisi keamanan di hampir semua wilayah Jawa Barat kondisinya fluktuatif, sehingga pihaknya tidak ingin menganggap remeh situasi dan kondisi keamanan – sekalipun di daerah yang berstatus tidak rawan.

    “Terjadi fluktuatif ya, tidak statis – semuanya rawan. Kita anggap semuanya rawan, kita tidak mau underestimate. Tapi dari sekian rawan itu maka diantaranya Karawang, kemudian Pangandaran, Tasik, dan Cianjur. Kenapa ada kerawanan? Ada spesifikasinya masing-masing yang memang harus kita antisipasi ,” tutur Kapolda.

    “Dan perintahnya sudah jelas. Kalau memang terjadi nanti ada konflik sosial dan kerusuhan masal kita tembak tempat. Saya ga main-main ini. Sudah saya perintahkan kepada jajaran. Jadi kalau dia sudah berbuat anarkis, melanggar hukum maka kita akan lakukan tindakan. Tapi sudah barang tentu harus sesuai dengan SOP, ada tahapan-tahapannya,” tegas Kapolda.

    Usai dari Polres Bandung, Gubernur serta rombongan pun langsung mengecek persiapan Pilkada ke TPS dan Kantor KPU. Gubernur berkesempatan untuk mengecek persiapan pemungutan suara di salah satu TPS di Kantor RW 01 Desa Sayati Kecamatan Margahayu Kabupaten Bandung.

    Kemudian tinjauan Gubernur dan rombongan ini pun berakhir di Kantor KPU Kabupaten Bandung di Jl. Raya Taman Kopo Indah I Blok F No. 5 Margahayu. Di tempat ini Gubernur dan Anggota FKPD Jabar memberikan arahan terkait pelaksanaan Pilkada Serentak besok.

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus