Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    PPATK Catat Beragam Modus Korupsi

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_15220.jpg

    BANDUNG-PPATK sepanjang tahun 2015, mencatat beragam modus korupsi, baik daerah maupun instansi. Hal tersbeut, diutarakan Wakil Ketua PPATK, Agus Santoso dalam keterangannya kepada wartawan, di sela-sela kegiatan di Kota Bandung, Jum’at (11/12).

    Agus, lebih lanjut memaparkan modus korupsi, pertama, penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oleh pejabat publik. Kedua, penyalahgunaan perizinan, modus ini terjadi di beberapa instansi diantaranya Lembaga yang menangani masalah Kehutanan.

    Modus, korupsi ketiga, mark up pengadaan barang dan jasa,  paling besar ada di bidang kesehatan, mark up mencapai 500 persen. Mark up juga terjadi di bidang pendidikan seperti korupsi BOS. Terkait untuk modus ketiga, PPATK menaruh perhatian serius karena pendidikan dan kesehatan merupakan unsur penentu yang menentukan kualitas kehidupan bangsa, jika kondisi kesehatan dan pendidikannya rendah akibat dana pembangunannya rendah karena dikorupsi, maka kualitas pembangunan bangsa akan rendah pula.

    Selanjutnya, modus keempat dari praktek korupsi adalah penghindaran besaran pajak dan retribusi, praktek ini salah satunya disebabkan kongkalingkong antara birokrat dan pengusaha kelas hitam, untuk kelangsungan bangsa praktek ini sudah saatnya dikikis habis.

    Dari penelusuran PPATK, hal yang menjadi temuan sudah ditindaklanjuti oleh pihak aparat penegak hukum. Fungsi PPATK,  dalam tahapan proses ini sebesar 98 persen menjalankan fungsi inquiri yaitu penelusuran berdasarkan permintaan dari pihak aparat penegak hukum.

    Penelusuran transaksi keuangan yang  mencurigakan, ujar Agus pada umumnya merupakan tindak lanjut atas proses hukum yaitu tangkap tangan, penyidikan dan tahap vonis hukuman. (NR).

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus