Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Wagub: TIK Harus Makin Membumi di Jawa Barat

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_15277.jpg

    BANDUNG-Impelementasi teknologi informasi komunikasi (TIK) harus makin membumi, dengan mampu memberikan informasi valid yang praktis dan berdampak signifikan ke masyarakat umum.

    Aplikasi TIK bahkan harus kian menerobos hingga ke pedesaan di Jabar, semisal merangkum data pertanian mulai dari waktu penanaman kapan, prakiraan panen, jenis benih apa, sehingga terjadi kesatuan data yang memudahkan semua pihak.

    "Jangan sampai Sukabumi panen cabe, tapi harga (cabe) di Sukabumi malah lebih mahal dari harga di Pasar Induk Bandung. Ini terjadi karena spekulan komoditas berhasil memanfaatkan celah informasi, di sinilah peran TIK harus kian membumi," kata Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar saat memberikan sambutan dalam Kominfo Award 2015 di Hotel Golden Flower, Kota Bandung, Senin (14/12) malam.

    Menurut dia, TIK sudah terbukti bisa merekam, mensortir, dan mengelaborasikan data secara efektif dan efisien, setidaknya jika merujuk sejumlah aplikasi di lingkungan Pemprov Jawa Barat seperti Sistem Informasi Pelaporan Keuangan Daerah (SIPKD), Sistem Informasi Pengelolaan Barang Daerah (ATISISBADA), Sistem Informasi Pegawai (SIMPEG), Sistem Pelayanan Terpadu, dan banyak lagi.

    "Akan tetapi, hari ini yang kita butuhkan lebih dari itu. TIK harus makin menukik di masyarakat, harus mendorong tiap desa punya data komoditas unggulannya, sehingga ekonomi berjalan normal karena datanya valid dan riil time," katanya.

    Ujung-ujungnya, kata Demiz, sapaan akrabnya, inflasi di Jawa Barat bisa terkendali dengan baik sementara harga jual komoditas ke masyarakat juga akan terjangkau. Apalagi, tingkat inflasi di Jawa Barat selama ini juga relatif terkendali dan lebih rendah dari tingkat inflasi nasional.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus