Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    160 PPID dan Petugas Informasi Ikuti Workshop KIP

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_15401.jpg

    KAB BANDUNG- Sedikitnya 160 Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Pembantu dan petugas informasi SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) lingkup Pemerintah Kabupaten Bandung mengikuti kegiatan Workshop Implementasi KIP (Keterbukaan Informasi Publik).
     
    Kegiatan yang digelar oleh Bagian Humas Sekretariat Daerah Kabupaten Bandung ini,  berlangsung di Ball Room Sutan Raja Hotel, Soreang, Senin (21/12/2015).
     
    Kegiatan tersebut mendapat apresiasi yang tinggi dari Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung, Ir.H.Sofian Nataprawira, MP. Ia menilai kegiatan workshop didasari oleh komitment yang kuat untuk mengimplementasikan keterbukaan informasi publik di lingkungan Pemkab Bandung.

    Komitment pemerintah baik pemerintah pusat, daerah maupun pemerintahan desa harus diimplementasikan dalam bentuk kebijakan yang selaras dengan amanat Undang-undang Nomor 14 Tahun 2008 Tentang KIP beserta peraturan pelaksana lainnya.

    “Dalam kontek implementasi keterbukaan informasi, sejatinya pemerintah daerah (badan publik) harus menjadi garda terdepan bagi efektifitas pelaksanaan keterbukaan informasi dan menjadi teladan bagi badan publik lainnya agar responsif dalam menyongsong era keterbukaan informasi saat ini”, kata Sofian Nataprawira yang juga berkedudukan sebagai Atasan PPID (Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi) Utama Pemerintah Kabupaten Bandung ini.

    Untuk pelaksanaan KIP di lingkup Pemerintah Kabupaten Bandung, kata Sofian dinilai sudah cukup baik. Hal ini dibuktikan dengan diperolehnya penghargaan dari Komisi Informasi Jawa Barat dalam pelaksanaan keterbukaan informasi publik.

    Lebih jauh Dia menjelaskan bahwa pada tahun 2013 Pemkab Bandung pernah menduduki peringkat II dari 10 kabupaten/kota se-Jawa Barat dalam pelaksanaan KIP ini.  Namun, di tahun 2014, Kabupaten Bandung terlempar dari 10 besar.

    “Hal ini memicu semangat kita untuk terus melakukan perbaikan dan pembenahan dalam mengelola layanan komunikasi dan informasi publik kepada masyarakat. Alhamdulillah, pada tahun 2015 ini Pemerintah Kabupaten Bandung kembali meraih kesuksesan dalam Penghargaan Implementasi UU KIP”, ucapnya.

    Dari beberapa kategori yang ditentukan, berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi KI Jabar bulan Oktober lalu, Pemkab Bandung berhasil memperoleh penghargaan sebagai peringkat I untuk kategori Pengumuman Informasi Berkala Terlengkap di Jawa Barat.

    Dan secara umum Pemkab Bandung menduduki peringkat lima terbaik di Jawa Barat. Meski tidak diposisi ke dua lagi, namun bagi kita ini merupakan peningkatan prestasi. Semoga di tahun mendatang bisa lebih baik lagi.  “Keberhasilan tersebut menunjukkan adanya upaya dan kerjasama yang telah dibangun seluruh PPID di Kabupaten Bandung ini sudah mulai berjalan baik”, ujarnya pula.

    Keberhasilan ini juga, menurutnya tidak terlepas dari kerja keras para PIDP (Petugas Informasi dan Dokumentasi Publik) yang aktif meng update informasi berkala kegiatan masing-masing OPD nya ke laman website resmi Pemerintah Kabupaten Bandung. “Namun patut diakui, kesiapan badan publik untuk menyediakan informasi lainnya seperti informasi publik yang siap setiap saat dan dalam memenuhi hak pemohon informasi masih belum optimal”, pungkasnya.

    Kepala Bagian Humas Setda Kabupaten Bandung, Achmad Kosasih, S.Ip, M.Si menerangkan kegiatan digelar dalam upaya meningkatkan pemahaman peserta tentang implementasi KIP. “Melalui kegiatan ini Kita berharap bisa meningkatkan kapasitas dan kompetensi peserta dalam mengelola serta memberikan pelayanan informasi publik sehingga masyarakat mendapatkan azas manfaat dari informasi tersebut dalam kehidupan berbangsa dan bernegara”, jelas Achmad Kosasih.

    Tampil selaku narasumber kegiatan, Asisten Administrasi Setda Kabupaten Bandung, Diar Irwana, SH dan Kepala Bidang PPI (Pengelolaan dan Pengembangan Informasi) Bapapsi Kabupaten Bandung, Ir.Anita Emmayanti, MT.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus