Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Jelang Natal dan Tahun Baru 2016, Jawa Barat Akan Aman

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_15403.jpg

    BANDUNG-Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan optimistis pengamanan pergantian akhir tahun 2016 dan perayaan natal 2015 berjalan efektif tanpa ada kendala.

    Menurutnya, dengan persiapan pengamanan yang berasal dari distribusi pasukan gabungan antara Kepolisian Daerah Jawa Barat dengan Komando Daerah Militer III Siliwangi dan Pemerintah Provinsi, maka celah ancaman semakin minim.

    “Masyarakat harus dijamin rasa amannya. Jangan sampai ada persoalan apapun,” tegas Ahmad Heryawan,  saat wawancara seusai Apel Operasi Lilin Lodaya 2015 di Alun alun Tegalega Bandung, Rabu (23/12/2015).

    Di sisi lain, Aher meminta masyarakat untuk mengamankan dirinya masing, sehingga kalau begitu, otomatis pengamanan oleh aparat pun akan ringan. Sinergi masyarakat dengan aparat ini akan efektif memberikan rasa aman dan nyaman pada Perayaan Natal 2015 dan TahunBaru 2016.

    "Dan saya harap semuanya fokus pada dua momentum besar di akhir tahun ini yang harus diamankan dan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat," kata Aher.

    Di tempat yang sama, Kapolda Jabar Irjen Pol Moechgiyarto di Bandung, Rabu (23/12/2015) mengungkapkan, di Jawa Barat ada 83 gereja besar (satu gereja memiliki jemaah lebih dari seribu orang) dan 128 tempat lainnya (gereja kecil) yang akan melaksanakan Misa Natal 2015.

    "Kita sudah invetarisasi ada 83 gereja di Jabar yang melaksanakan perayaan Misa Natal ditambah 128 tempat lainnya akan kita amankan dalam Operasi Lilin Lodaya tahun ini," katanya.  

    Polda Jabar sendiri akan mengerahkan 15.309 personel yang terdiri 1.749 personil dari Polda Jabar, jajaran Polres sekitar 13.560 personil dan juga disokong oleh pemda, TNI, dan mitra Polri terkait sekitar 5.993 personil. Jadi,total ada sekitar 21 ribu personil yang dilibatkan.

    Jumlah itu antara lain tercakup dalam rencana Polri membuat pos pengamanan sebanyak 221 dan pos pelayanan sebanyak 43. Pos-pos tersebut disebar di tempat-tempat ibadah, objek wisata, dan tempat keramaian lain yang akan menjadi pusat perayaan Natal dan tahun baru.

    Dia mengatakan fokus pengamanan dalam Operasi Lilin Lodaya 2015 adalah tempat-tempat ibadah, pusat perbelanjaan, bandara, terminal dan stasiun. "Selain pengamanan gereja, juga ruko atau toko dijadikan rumah ibadah yang digunakan untuk kebaktian,” ujarnya, seraya mengatakan Unit Jibom Satbrimob Polda Jabar akan melakukan sterilisasi sebelum perayaan Natal dimulai.

    Menurutnya, langkah tersebut diberlakukan guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi para jemaat serta mencegah pihak- pihak yang berniat melakukan teror.

    Moechgiyarto menginstruksikan anggotanya bersiaga penuh di titik-titik keramaian massa dan kawasan objek vital bertepatan perayaan pergantian tahun. Selain itu, para personel di lapangan agar lebih sigap dalam penanganan kemacetan arus lalu lintas. “Kami juga akan mengamankan pusat perbelanjaan atau mal, bandara, stasiun dan terminal. Semua obyek tersebut menjadi perhatian,” jelasnya.

    Dengan semua itu, sambung Kapolda, diharapkan pengamanan Natal dan Tahun Baru 2016 ini bisa berjalan lebih lancar dibandingkan tahun sebelumnya.

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus