Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Gubernur Jabar Melayat KH Yayat Ruhiyat Sirodj

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/layat1.jpg

    Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan melayat mantan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bandung K.H. Yayat Ruhiyat Sirodj yang menghembuskan nafas terakhir, seusai melakukan salat Tahajud Sabtu (15/1) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. KH Yayat Ruhiyat Sirodj atau yang akrab disapa Kyai Cangkorah itu meninggal dalam usia 65 tahun. Gubernur mendatangi kediaman duka di Kompleks Pesantren Al Bidayah, Desa Cangkorah, Kecamatan Batujajar, Jalan Raya Batujajar Kabupaten Bandung Barat. KH Yayat Ruhiyat juga merupakan Pimpinan Pondok Pesantren Al-Bidayah Cangkorah, Sabtu (15/1).

    Menurut Heryawan, dirinya mengenal sosok KH Yayat Ruhiyat Sirodj sebagai pribadi yang luar biasa. Kegigihan beliau dalam mendorong pendidikan sangat luar biasa. Sehingga patut pada dirinya menjadi panutan masyarakat. “Untuk itu atas nama pribadi dan masyarakat Jawa Barat, menyampaikan duka mendalam atas wafatnya KH Yayat Ruhiyat Sirodj. Kontribusinya dalam dunia pendidikan luar biasa. Semoga seluruh amal almarhum diterima Allah SWT dan menempatkan beliau di surga-Nya,” tutur Heryawan kepada keluarga almarhum dan puluhan muridnya.

    Sebelumnya, menurut kerabat dekat, almarhum menderita penyakit darah tinggi. Meski demikian, almarhum tetap menjalankan aktivitasnya memimpin pondok pesantren dengan normal. Apalagi kondisinya tidak terlalu buruk. “Kondisi sebelumnya sehat-sehat saja. Mungkin karena kelelahan dan penyakitnya kambuh," ujar Syujai . Menurut informasi pihak keluarga, almarhum akan dimakamkan di pemakaman keluarga, Desa Cangkorah.

    Pondok Pesantren (Ponpes) Albidayah Cangkorah sudah ada sejak tahun 1907,  didirikan oleh K.H. Muhammad Asy’arie. Setelah itu estafeta kepemimpinan diteruskan oleh K.H. Muhammad Sirodj. Selanjutnya setelah KH Muhammad Sirodj wafat, pada 28 Oktober 1989. Posisi kepemimpinan Pesantren Albidayah diteruskan oleh salah seorang putra almarhum, yakni K.H. Yayat Ruhiyat Sirodj. Setelah mengalami proses panjang, Ponpes Albidayah kini memiliki 4 lembaga pendidikan formal, yaitu Madrasah Aliyah (MA), Madrasah Tsanawiyah Terpadu (MTsT), Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs).

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus