Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    2015, Stabilitas Sektor Keuangan Terjaga

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_15508.jpg
    Ilustrasi-Foto : kaskus.co.id

    BANDUNG-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai stabilitas dan ketahanan sektor jasa keuangan (SJK) sepanjang 2015 ini masih terjaga dan memadai, meskipun pasar keuangan domestik sempat diwarnai gejolak yang dipicu oleh faktor eksternal seperti kenaikan Fed Funds Rate, perlambatan ekonomi dunia, dan pelemahan harga komoditas. Sementara profil risiko  lembaga jasa keuangan berada pada level yang manageble.

    “Ketahanan industri perbankan cukup baik. Risiko likuiditas, kredit dan pasar LJK masih terjaga karena ditopang oleh permodalan yang cukup tinggi. Rasio kecukupan modal (CAR) perbankan per Oktober 2015, sebesar 21,35% jauh diatas ketentuan minimum 8%,” Ujar Ketua OJK Muliaman Hada dalam siaran persnya, hari ini, Rabu (30/12).

    Sedangkan, pada Industri Keuangan Non Bank, Risk-Based Capital (RBC) industri asuransi juga terjaga pada level yang tinggi yakni 528,7% untuk asuransi jiwa dan 270,1% untuk asuransi umum. Pada perusahaan pembiayaan, gearing ratio per November 2015 sebesar 3,19 kali, jauh dari ketentuan maksimum 10 kali dan menyediakan ruang untuk pertumbuhan.

    Pada sektor Pasar Modal, pengaruh kondisi ekonomi global dan domestik cukup mempengaruhi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Meski demikian, perkembangan Reksa Dana masih positif dengan Nilai Aktiva Bersih (NAB) meningkat sebesar 12,17% menjadi Rp.270,84 triliun.

    Selain itu, perlu juga dicatat bahwa sampai dengan tahun ini Pasar Modal telah berhasil memobilisasi dana melalui IPO Saham sebesar Rp 11,3 triliun, right issue saham sebesar Rp 42,3 triliun, obligasi pemerintah sebesar Rp 345,6 triliun dan USD 500 juta, dan obligasi korporasi sebesar Rp 62,4 triliun. Pada tahun 2015 terdapat penambahan 15 emiten saham baru dan 3 emiten obligasi baru. Selain itu, jumlah investor meningkat cukup tinggi yaitu sebanyak 69.359 investor atau meningkat sebesar 19%.

    Sebagai bagian dari upaya nasional memacu pertumbuhan serta meredam gejolak yang terjadi di pasar keuangan dan membalikkan kepercayaan pelaku pasar, sepanjang 2015 OJK telah merilis serangkaian kebijakan di SJK, yang dituangkan dalam paket kebijakan di sektor keuangan serta beberapa kebijakan SJK juga menjadi bagian dari paket kebijakan ekonomi Pemerintah. jo

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus