Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Lestarikan Budaya Sebagai Aset Ekonomi Kreatif

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_15611.jpg

    KOTA BANDUNG-Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar, membuka Festival Drama Musikal Remaja Jawa Barat ke-5 di Gd. Kesenian Rumentang Siang, kota Bandung, Kamis (7/1/16).

    Festival diselenggarakan dalam rangka mewadahi kreatifitas remaja di Jawa Barat. Terutama pada bidang seni pertunjukan. Kali ini sebanyak 17 grup teater remaja dari Kabupaten/Kota se-Jawa Barat tampil sebagai peserta festival.

    Sejalan dengan tema kegiatan ini, yaitu ‘Mengantarkan Nilai – Nilai Luhur Cerita Rakyat, Kisah atau Legenda Jawa Barat Sebagai Khasanah Sastra Nasional dan Perjuangan Membentuk Karakter Bangsa’. Maka naskah – naskah drama yang difestivalkan atau dilombakan bersumber dari kisah, legenda, dan atau cerita Rakyat Jawa Barat. Dengan tujuan memuliakan seni peran, sekaligus mengenalkan kisah legenda tersebut untuk menumbuhkan tradisi kreatif dan kolektif pada kaum remaja.

    Wagub Deddy mengatakan, bahwa bila sejak dini nilai - nilai budaya, lewat cerita, atau legenda telah ditanamkan, maka suatu hari nanti, cerita tersebut akan terus menurun ke generasi selanjutnya. Sehingga produk budaya daerah dapat terlestarikan dan dapat menjadi bagian budaya nasional.

    “Sejalan dengan tagline kegiatan ini, hal ini tentunya merupakan bentuk kepedulian terhadap kelestarian Budaya Bangsa. Diharapkan dengan kegiatan ini akan muncul dorongan untuk ikut serta memiliki semangat yang sama dalam menjaga dan mengembangkan Budaya sebagai warisan leluhur,” tutur Deddy.

    Terlebih menurut Deddy, saat ini adalah jamannya ekonomi kreatif. Bila sejak dulu masyarakat pada umumnya ‘memandang rendah’ pelaku seni, dengan mengatakan ‘Mau jadi apa? Mau makan apa bermain seni terus?’. Itu karena dulu masyarakat belum berfikir nilai budaya dan seni dapat menjadi aset ekonomi kreatif. Tetapi justru saat ini Industri kreatif tumbuh berdampingan bersama bidang industri lainnya, bahkan Industri kreatif mempunyai tempat tersendiri di pasar Internasional.

    “Di era Ekonomi Kreatif, dimana seni pertunjukan menjadi salah satu bidang industri kreatif. Ini pilihan, saya kira Kita memiliki sesuatu yang tidak dimiliki bangsa lain yaitu budaya yang beragam. Itu keuntungan buat kita. Maka kita dorong peran masyarakat untuk berperan pada ekonomi kreatif ini, kita gali, kita asah potensi, bakat – bakat terpendam anak – anak kita ini, sejak usia remaja ini. Salah satunya lewat festival – festival seperti ini, ini bagus,” ujar Deddy.

    Adapun, Festival Drama Musikal Remaja yang diinisiasi komunitas teater BEL Bandung ini bersifat lomba. Maka capaian kualitas seni peran, dan kerja keras yang tidak bisa instan didapat, adalah goal yang perlu dicapai. Sehingga sadar tak sadar, para peserta festival dituntut untuk saling menghargai, jujur, dan, demokratis. Maka hal tersebut sejalan dengan apa yang Wagub Deddy utarakan sebelumnya.

    Penampilan para peserta akan dinilai oleh Dewan Juri diantaranya, Embie C. Noer (Musisi, Penata Musik), Joko Kurniawan (Dosen Teater ISBI Bandung), dan Erry Anwar (Praktisi Teater, Sutradara Teater). Peserta terbaik berhak mendapat hadiah Trophy, Piagam Penghargaan, dan Uang Pembinaan.

    Turut hadir pada kegiatan tersebut Kadisparbud Jabar Nunung Sobari, Kepala Balai Pengelolaan Taman Budaya Jabar Rd. Darajatun, Ketua Panitia Johnmen Saragih, Pengelola Gd. Kesenian Rumentangsiang Bandung, , Sesepuh Teater BEL Bandung, Para tokoh Budayawan, Seniman, Serta Dewan Juri Festival.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus