Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Komisi A Garap Dua Agenda Besar, Ditargetkan Selesai Akhir Februari 2011

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/Poto-Ketua-Komisi-A-DPRD-Jabar.jpg

    BANDUNG- Komisi A DPRD Jawa Barat kini sedang menggarap dua agenda besar. Agenda besar pertama adalah terkait dengan pemekaran Garut Selatan. Sedangkan agenda besar kedua adalah seleksi calon anggota Komisi Informasi Daerah (KID) Provinsi Jawa Barat.

    “Kedua agenda besar tersebut menjadi prioritas Komisi A pada bulan Januari dan Februari 2011 ini,” ujar Ketua Komisi A DPRD Jawa Barat, H. Ricky Kurniawan, LC di ruang rapat Komisi A DPRD Jabar kepada para wartawan, Rabu (19/1).

    Ricky menjelaskan, Komisi A diberi tugas oleh pimpinan dewan untuk menyelesaikan dua agenda besar tersebut sampai tanggal 28 Februari 2011, baik itu proses pemekaran Garut Selatan maupun fit and proper test KID Jabar.

    Terkait pemekaran Garut Setalan, jelas Ricky, Komisi A DPRD Jabar telah melakukan kunjungan kerja, peninjauan lapangan ke wilayah Garut Selatan, termasuk ke calon Ibukota Kabupatennya, yaitu ke Kecamatan Mekar Mukti.

    “Kita benar-benar melihat betapa wilayah Garut Selatan kaya raya, tetapi sangat terisolir. Geografisnya juga sangat jauh sekali. Kalau memang tujuan dari pemekaran Garut Selatan ini adalah percepatan pelayanan publik, peningkatan kualitas pelayanan publik dan pemerataan pembangunan, tentunya DPRD Jawa Barat tidak punya pilihan lain selain menyetujuinya. Dan hal itu senafas dengan jiwa kita,” katanya.

    Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam hal ini Gubernur Jabar, lanjut Ricky, sudah memberikan surat rekomendasi kelayakan pemekaran Garut Selatan menjadi sebuah kabupaten atau daerah otonom baru kepada DPRD Jabar.

    “Kami sendiri menargetkan rekomendasi dewan untuk pemekaran Garut Selatan selesai sebelum bulan Februari ini. Pimpinan Dewan sendiri, khusus untuk pemekaran Garut Selatan, meminta diselesaikan akhir Januari 2011,” katanya.

    Komisi A DPRD Jabar juga melakukan kajian-kajian dan konsultasi ke beberapa pihak yang dianggap memiliki kompetensi dalam pemekaran Garut Setalan. Selain itu, Komisi A juga telah melakukan dialog dengan warga dan tokoh Garut Selatan,  pemerintah provinsi dan dengan pemerintah kabupaten, termasuk dengan Bupati Garut.

    “Mudah-mudahan pada akhir Januari 2011, DPRD Jawa Barat dapat melakukan rapat paripurna dengan agenda melahirkan keputusan DPRD tentang persetujuan atau rekomendasi DPRD Jabar terhadap pemekaran Garut Selatan menjadi sebuah daerah otonom baru,” katanya.

    Rekomendasi tersebut nantinya disampaikan kepada Gubernur Jabar. Selanjutnya, Gubernur Jabar menindaklanjuti rekomendasi tersebut dengan membuat permohonan pemekaran Garut Selatan kepada Menteri Dalam Negeri.

    Sedangkan terkait dengan fit and proper test calon anggota KID Jabar, Ricky menjelaskan, Komisi A DPRD Jawa Barat telah membuat jadwalnya. Tanggal 1 sampai 2 Februari, Komisi A mengadakan kaji ulang mengenai kesamaan pendapat tentang bentuk pertanyaan yang akan diajukan kepada para calon anggota KID. Dalam kaitan ini, Komisi A akan mengundang beberapa pakar. Selanjutnya, Komisi A akan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk melakukan uji publik terhadap para calon KID antara tanggal 4 sampai 10 Februari 2011.

    “Kalau tidak ada halangan, Komisi A akan melakukan fit and proper test terhadap 10 orang calon anggota KID Jabar pada tanggal 17 Februari 2011. Setelah itu, Komisi A akan melaporkan hasilnya kepada pimpinan DPRD Jabar,” katanya. (enal)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus