Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Harga Daging Ayam Tinggi, Disnak Segera Cari Solusi

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_15696.jpg
    foto : sisi-dunia.com

    BANDUNG-Harga daging ayam di pasar-pasar tradisional di wilayah Kota Bandung dan Kota Cimahi hingga Minggu (17/1) masih tinggi, yaitu Rp 40.000 per kilogram. Sedangkan harga normalnya adalah antara Rp 26.000 sampai Rp 28.000 per kilogram.

    Kepala Dinas Peternakan Provinsi Jawa Barat,  Ir. Dody Firman Nugraha mengatakan, berdasarkan hasil pengawasan internal yang dilakukan pihaknya, tingginya harga daging ayam saat ini antara lain disebabkan distribusi Day Old Chick (DOC)  bekurang sebagai dampak dari pengurangan induknya.

    “Penyebab lainnya adalah berkurangnya pasokan pakan ayam, salah satunya jagung karena saat ini tidak ada impor jagung,” kata Dody kepada wartawan,Minggu (17/1).

    Berkurangnya distribusi DOC dan pakan ayam tersbut, lanjut Dody, menyababkan kekhawatiran terjadinya kelangkaan daging ayam, sehingga para pelaku usaha ayam ini mengatur produksi ayam.

    Sebenarnya, menurut Dody, produksi ayam saat ini masih normal. Bahkan produksi untuk periode berikutnya pun berjalan lancar, sehingga tidak menutup kemungkinan bila semuanya disingkronkan, maka harga daging ayam di pasar-pasar pun, bisa kembali normal.

    Adapun upaya yang akan dilakukan oleh Dinas Peternakan Provinsi Jawa Barat dalam rangka menstabilkan harga daging ayam, salah satunya akan mengundang para pengusaha pabrik pakan ayam, breeding farm, peternak ayam dan pihak terkait lainnya dalam waktu dekat ini untuk duduk bersama memecahkan persoalan yang menyebabkan harga daging ayam terus merangkak naik di pasar-pasar.

    “Kita akan cari solusi terbaiknya seperti apa, sehingga harga daging ayam kembali normal,” katanya. (enal)

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus