Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Banyak Perusahaan Meminta Penangguhan UMK 2016

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_15775.jpg

    BANDUNG-Sebanyak 110 perusahaan mengajukan penundaan pembayaran UMK tahun 2016. Namun tidak semua mendapatkan persetujuan dari Disnakertrans Jabar.

    “Yang mendapat persetujuan penangguhan sebanyak 101 perusahaan. Ke-101 perusahaan itu mendapat persetujuan untuk membayarkan upah sesuai kesepakatan antara masing-masing perusahaan dan karyawannya. Sedangkan 9 perusahaan lainnya mendapat penolakan," ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jabar, Ferry Sofwan Arief.

    Ia mengatakan keputusan penolakan dan persetujuan penundaan pembayaran UMK tersebut diteken Gubernur Jabar pada Rabu (20/1). Dijelaskan, berdasarkan surat putusan, penundaan pelaksanaan upah minimum mengacu pada Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia No: Kep.231/MEN/2003 tentang Tata Cara Penangguhan
    Pelaksanaan Upah Minimum. Ferry melanjutkan, untuk  2016, sebenarnya, yang mengajukan penundaan Uk sebanyak 116 perusahaan.

    “Jumlah tenaga kerja yang mendapat penundaan pembayaran UMK sebanyak 52.053 orang," tambahnya

    Ferry mengemukakan, penundaan pelaksanaab UMK 2016 lebih sedikit daripada tahun sebelumnya. Tahun lalu, sebutnya, perusahaan yang mengajukan sebanyak 190 perusahaan. "Yang mendapat persetujuan 174 perusahaan yang efeknya 145.854 orang tenaga kerja alami penundaan pembayaran UMK 2015. Lalu, 8 perusahaan mengalami penolakan, dan 8
    lainnya pencabutan," tuturnya. jo

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus