Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    OJK Jabar Dorong bjb Perbaiki NPL UMKM

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_15805.jpg

    BANDUNG - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) perwakilan Jawa Barat (Jabar) mendorong bank daerah seperti bank bjb untuk menjadi penyalur KUR atau kredit usaha rakyat.

    "Syarat salah satunya adalah NPL untuk kredit UMKM harus dibawah 5%. Nah, bjb belum mencapainya. Jadi kami akan dorong agar NPL atau kredit bermasalah sektor umkm itu dikurangi," ujar Kepala OJK Jabar Sarwono.

    Ia mengatakan siapapun bank daerahnya bisa menyalurkan KUR. Namun tentunya ada syarat yg harus dipenuhi pihak industri perbankan. "OJK siap mendampingi dan mengevaluasi soal NPL ini agar bjb juga bisa salurka  KUR. Namun memang perlu waktu lama," ujar dia.

    Untuk itu OJK perlu melihat portofolio kinerja bjb dan sejauh mana rencana untuk menekan NPL UMKM tersebut. Namub kemungkinannya sulit terealisaai pada tahun ini. 
    KUR 2016 capai Rp 130 Triliun BANDUNG - Kepala Otoritas Jasa Keuangan ( OJK) Jabar Sarwono mengatakan tahun ini pemerintah menyiapka  dana untuk kredit usaha rakyat atau KUR senilai Rp130 triliun. Dana itu disalurkan  melalui bank BUMN yakni Mandiri, BNI dan BRI serta bank swasta lain yang ditunjuk.

    "Sementara terbesar porsi penyalurannya adalah di BankMandiri BNI dan BRI. Kita akan perbanyak bank penyalur karena untuk mempecepat," tegas dia.
     KUR adalah kredit yang diperuntukan bagi kalangan UMKM dengan bunga yang rendah yakni sebesar 9% per tahun.

    KUR diutamakan disalurkan bagi UMKM pemula atau start up sebagai upaya untuk meningkatkan jumlah usaha di Indonesia. Meski dengan bunga murah namun debiturnya wajib  mengembalikan karena merupakan dana bergulir. 

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus