Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Spirit Revolusi Mental di Raker Kanwil Agama

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_15813.JPG

    KARAWANG-Integritas, etos kerja dan gotong royong itulah semboyan yang di gaungkan pada pembukaan rapat kerja Kanwil Kementrian Agama Se – Jawa Barat yang diadakan di Ballroom Hotel Mercure Karawang (26/1).

    Acara yang bertema “Spirit Tiga Nilai Utama Revolusi Mental dan Lima Nilai Budaya Kerja” ini, berlangsung selama tiga hari dari tanggal 26 januari sampai 28 januari 2016. Dibuka oleh Mentri Agama Republik Indonesia H. Lukman Hakim Saifudin dan dihadiri oleh kepala kementrian agama kanwil provinsi jawa barat H. Abdul Khori, perwakilan dari forum koordinasi pimpinan daerah kabupaten karawang, perwakilan Darma Wanita, perwakilan Kanwil Kementrian Agama Se–Jawa Barat.

    Dalam kesempatan tersebut PJ. Bupati Karawang Ir. Deddi Mulyadi mengemukakan, bahwa pembahasan rencana pembangunan di bidang agama diarahkan pada evaluasi pelaksanaan program kerja tahun 2015, pemantapan program kerja tahun 2016, implementasi 3 nilai utama revolusi mental yaitu integritas, etos kerja dan gotong royong dan 5 nilai budaya kerja yaitu cara pandang, pola pikir, sikap, perilaku dan cara kerja yang berorientasi pada kemajuan  dan moderenisasi.

    Selanjutnya, Kementrian Agama perlu mempertajam program dan memperkuat sinergi dengan segenap pemnagku kepentingan dan dapat memberi kontribusi yang besar terhadap upaya peningkatan kesalehan sosial.

    Kedepannya, lanjut PJ. Bupati Karawang, bahwa masyarakat dan pemerintah harus bersama–sama mencurahkan perhatian dan kepedulian, melalui peningkatan kinerja sesuai dengan tugas dan kedudukan masing – masing, senantiasa meningkatkan kerja sama dalam rangka memberikan kontibusi terhadap program pembangunan di daerah. Karena pendidikan agama sebagai pendorong kemajuan dan perekat integritas bangsa, ujarnya.

    Sejalan dengan hal tersebut Mentri Agama H. Lukman Hakim Saifudin, dalam sambutannya berpesan tentang lima hal yang harus dilakukan oleh segenap pejabat kanwil kementrian keagamaan yakni, pertama, mempelajari dan menelaah DIPA apakah sudah baik atau masih di revisi. Kedua, mengecek program dan anggaran, agar benar–benar kita amati. Ketiga, jika masih ada

    catatan, pilih mana yang perlu didahulukan atau tidak. Kempat, memperhatikan hal–hal yang menjadi prioritas dalam program dan pelayanan yang ada di kementrian agama. Kelima, optimalisasi anggaran antara lain dalam pengeluaran dana workshop, rapat kerja di luar kota, perjalanan dinas, studi banding dan lain – lain.

    Mentri agama pun berharap, bahwa kedepannya kegiatan raker yang selanjutnya akan ditindak lanjuti dengan Rakernis ini dapat berjalan dengan lancar sehingga dapat memenuhi ekspektasi semua pihak.

    Jajaran kementrian agama, agar dapat lebih membawa diri ketika berhadapan dengan masyarakat, karena suka atau tidak masyarakat menilai bahwa kita adalah dekat dengan agama, di sebabkan aktifitas kita yang berkecimpung di lingkungan kementrian agama dan oleh sebab itu kita harus pandai membawa diri, demikian harapan Menteri Lukman Hakim.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus