Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Perlindungan Nelayan Jadi Raperda

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_15931.jpg

    BANDUNG-Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Barat, Ir.H.Jafar Ismail, MM mengungkapkan, sejumlah bentuk-bentuk fasilitasi perlindungan terhadap nelayan dibahas dalam pembahasan Raperda Nelayan oleh Pansus III DPRD Jabar bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat di Ruang Pansus DPRD Jabar, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Rabu (3/2).
    "Para nelayan itu hampir setiap hari bergelut dengan maut.  Oleh karena itu harus ada perlindungan bagi mereka," kata Jafar Ismail di sela-sela jeda pembahasan Raperda Prakarsa DPRD Jabar tentang Pemberdayaan dan Perlindungan Nelayan tersebut kepada Jabarprov.go.id.

    Dalam Pembahasan Raperda Nelayan tersebut, menurut Jafar Ismail, dibahas bagaimana pemerintah bisa melindungi nelayan yang hampir setiap hari bergelut dengan maut. Misalkan bagaimana fasilitasi pemerintah bagi nelayan yang mengalami kecelakaan di laut karena selama ini belum ada perlindungan.

    "Ke depan harus ada perlindungan, misalkan dengan mengasuransikan nelayan. Preminya harus dibayar oleh siapa, nah ini yang harus diatur. Misalkan kalau nelayan buruh, juragannya yang harus bayar," katanya.

    Selain dibahas  perlindungan jiwa bagi nelayan, juga dibahas bagi perlindungan bagi stabilisasi atau kepastian harga ikan dan peralatan yang digunakan nelayan dalam menangkap ikan.

    "Untuk perlindungan harga ikan misalkan dibuatkan fasilitas-fasilitas yang mendukung kestabilan harga. Dengan fasilitasi itu, ikan tidak langsung dijual, tetapi bisa disimpan dahulu beberapa saat untuk dijual pada saat harga stabil. Selama ini harga ikan tidak stabil, ketika panen turun dan ketika paceklik harganya naik," katanya.

    Fasilitasi perlindungan nelayan lainnya adalah ketika nelayan menambatkan perahu dipantai. "Perahu yang ditambatkan oleh nelayan itu, harus dijamin keamannnya dari terjangan ombak besar yang mengakibatkan perahu rusak atau terbawa arus ombak. Dalam hal ini mungkin  diperlukan fasilitas-fasilitas pokok untuk keperluan itu, misalkan dibuatkab bag water sehingga nelayan merasa aman jika menambatkan perahunya," katanya.(ena)

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus