Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Deddy : Gafatar Bukan Masalah Keagamaan Semata, Juga Masalah Ekonomi

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_16060.jpg

    KOTA CIMAHI–Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar bersama Asisten Daerah Kesejahteraan Rakyat Ahmad Hadadi, meninjau pemulangan Eks Gafatar, di wisma penampungan sementara Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, Cibabat, Kota Cimahi, Jum'at (15/2).

    Dalam kunjungannya itu Wagub Jabar mendatangi langsung ke wisma atau tempat penampungan sementara. Di sana Deddy bedialog seputar kegiatan ex gafatar selama di Kalimantan serta rencana mereka setelah kepulangan.

    Ditemui usai kunjungannya, Deddy mengungkapkan, bahwa alasan kuat pengikut Gafatar mengikuti ajaran tersebut ialah kurangnya pemahaman mereka terhadap agama yang dianutnya, dan adanya pemahaman baru yang membuat mereka nyaman. Selain hal itu, organisasi Gafatar juga memberikan solusi ekonomi yang membuat mereka semakin yakin akan ajaran yang mereka pahami.

    ”Yang jelas, bahwa apa yang mereka yakini itu katanya, bisa diaplikasikan melalui solusi ekonomi. Saya kira ini menjadi salah satu pembelajaran buat kita, bahwa selain masalah keyakinan juga ada solusi kehidupan secara ekonomi," katanya. 

    Selain itu Dedy juga menambahkan, bahwa banyaknya pengikut Gafatar yang bertani di Kalimantan merupakan solusi ekonomi yang diberikan Gafatar terhadap pengikutnya yang berdampak pada semakin kuatnya keyakinan mereka terhadap ajaran baru yang mereka pahami.

    ”Sebetulnya mereka ke Kalimantan sudah kenal Gafatar terlebih dahulu, jadi bukan di Kalimantan baru kenal Gafatar. Mereka mengenal ajaran ini sebelum mereka berangkat, dan Gafatar memberi solusi kehidupan ekonomi, sehingga dirasakan "ajarannya benar". Ajarannya adalah memberikan solusi bagi kehidupan di dunia, makin yakin dia, makin yakin mereka. Ini sebetulnya problemnya!” katanya. 

    Pemulangan Eks Gafatar ini merupakan gelombang ke IV dengan jumlah 376 orang yang rencananya akan dipulangkan hari ini ke Kabupaten/Kota masing-masing. 

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus