Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Kerjasama 11 Provinsi Untuk Transmigrasi

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_16379.jpg

    BANDUNG-Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam tahun 2016 ini melakukan kerjasama dengan 11 provinsi untuk menyukseskan program transmigrasi. Kerjasama antar provinsi tersebut, kemudian ditindaklanjuti oleh kerjasama antara kabupaten/kota di Jawa Barat sebagai pengirim dan kabupaten/kota di 11 provinsi tersebut sebagai penerima para transmigran.

    “Kerjasama antara Provinsi Jawa Barat dengan 11 provinsi tersebut difasilitasi oleh Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. Sedangkan turunannya, yaitu kerjasama antar daerah kabupaten/kota pengirim di Jabar dengan kabupaten penerima di 11 provinsi tersebut, difasilitasi oleh Disnakertrans Provinsi Jawa Barat,” kata Kepala Bidang Transmigrasi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Barat, H. Deni Munawar di ruang kerjanya, Kantor Disnakertrans Provinsi Jawa Barat, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung kepada jabarprov.go.id, Selasa (8/3) lalu.

    Deni munawar menjelaskan, ke-11 provinsi tersebut masing-masing Provinsi Riau, Bengkulu, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara,  Sulawesi Barat dan Provinsi Maluku Utara.

    Adapun kabupaten/kota di Jabar yang menindaklanjuti kerjasama antara provinsi tersebut adalah masing-masing Kabupaten Sumedang dengan Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau dan Kabupaten Bengkulu Utara Provinsi Bengkulu, Kabupaten Cirebon dengan Kabupaten Bengkulu Utara Provinsi Bengkulu, Kabupaten Karawang dengan Kabupaten Rejanglebong Provinsi Bengkulu, Kabupaten Kuningan dengan Kabupaten Ogan Komiring Ilir Provinsi Sumatera Selatan, Kota Banjar dengan Kabupaten Ogan Komiring Ilir Provinsi Sumatera Selatan.

    Kemudian Kabupaten Cianjur dengan Kabupaten Musi Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan, Kabupaten Bogor dengan Kabupaten Kayung Utara Provinsi Kalimantan Barat, Kabupaten Bogor, Kota Banjar, Kabupaten Purwakarta dan Kabupaten Tasikmalaya dengan Kabupaten Kapuas Provinsi Kalimantan Tengah, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Subang dengan Kabupaten Balemo Provinsi Gorontalo, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Bekasi dengan Kabupaten Gorontalo Provinsi Gorontalo.

    Kabupaten Pangandaran kerjasama dengan Kabupaten Paregi Mutong Provinsi Sulawesi Tenggara, Kabupaten Bandung Barat dengan Kabupaten Morowali, Kabupaten Subang, Kabupaten Sumedang, Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Bekasi dengan Kabupaten Banggai Kepualauan Provinsi Sulawesi Tengah, Kabupaten Tasikmalaya dengan Kabupaten Konawe Selatan Provinsi Sulawesi Tenggara, Kabupaten Cirebon dengan Kabupaten Muna Barat.

    Selanjutnya Kota Sukabumi dengan Kabupaten Muna, Kota Depok dan Kota Bogor dengan Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat, Kabupaten Cirebon dengan Kabupaten Mamasa Provinsi Sulawesi Barat, Kota Bandung, Kota Bekasi dan Kabupaten Garut dengan Kabupaten Halmahera Timur Provinsi Maluku Utara, Kabupaten Karawang dan Kabupaten Bandung dengan Kabupaten Halmahera Tengah Provinsi Maluku Utara, Kabupaten Sukabumi dengan Kabupaten Kepulauan Sula Provinsi Maluku Utara.

    “Adapun kuota pengiriman sebanyak 292 KK transmigran pada tahun 2016 ini untuk Provinsi Jawa Barat didistribusikan kepada 24 kabupaten/kota pengirim di Jabar,” katanya.

    H. Deni menjelaskan, dalam kerjasama antara kabupaten/kota pengirim dan kabupaten penerima tersebut ditegaskan tentang kewajiban pemerintah kabupaten pengirim dan pemerintah kabupaten penerima. Diantaranya bahwa kabupaten pengirim menyediakan calon transmigran yang berkualitas, sedangkan kabupaten penerima antara lain menyediakan lahan dan fasilitas lainnnya bagi kepentingan transmigran tersebut. (enal)

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus