Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Panen Perdana, Mentan dituntut Perbaiki Infrastruktur

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_16666.jpg

    INDRAMAYU-Dalam panen perdana yang dilakukan oleh Menteri Pertanian di Desa Cikedung Lor Kecamatan Cikedung. Pemkab Indramayu meminta pemerintah pusat dalam hal ini Kementrian Pertanian segera memperbaiki infrastruktur pertanian, yaitu jaringan irigasi, embung, maupun bendungan.

    Bupati Indramayu, Hj. Anna Sophanah mengatakan, saat ini Kabupaten Indramayu dijadikan andalan nasional cadangan beras nasional. Target produksi pun setiap tahun terus dinaikan tentu saja hal ini bukanlah pekerjaan ringan mengingat berbagai kerusakan infrastruktur masih

    “Saat ini Kabupaten Indramayu ditargetkan dapat memproduksi gabah sebanyak 1,783 juta ton, ini menjadi bahan kerja keras kita semua ditengah banyaknya kerusakan infrastruktur,” kata Bupati Hj. Anna Sophanah di lokasi panen perdana, Cikedung, Rabu (30/03/2016).

    Target ini paling banyak se Jawa Barat. Karenanya, untuk bisa mencapai target ini perlu dukungan pemerintah pusat, tetutama dalam membangun jaringan irigasi, embung, dan bendungan.

    Dijelaskan, jaringan irigasi di Kabupaten Indramayu sebagian besar sudah rusak. Akibatnya air pun tidak bisa termanfaatkan dengan maksimal oleh para petani. Jika pemerintah pusat tidak memperbaiki jaringan irigasi maka pencapaian target produksi pun akan mengalami kendala.

    Borong Gabah Petani

    Seusai melakukan panen perdana, Menteri Pertanian menyaksikan pembelian gabah petani secara langsung. Bulog melakukan pembelian gabah kering pungut (GKP) sebanyak 500 ribu ton dengan harga Rp 4.200,00 setiap kilogramnya. Padi atau gabah yang dijual petani itu merupakan hasil panen perdana musim tanam 2015-2016 dari lokasi sawah Desa Cikedung Lor, Kec. Cikedung, Indramayu.

    Menteri Pertanian Amran Sulaeman menjamin, seluruh hasil panen padi petani akan diserap oleh Bulog manakala harganya berada di bawah harga yang ditentukan pemerintah. Selain itu, bantuan untuk pertanian di Kabupaten Indramayu merupakan yang terbesar se Indonesia.

     “Kami sudah bantu perbaikan sebagian jaringan irigasi tersier. Kami juga sudah memberikan benih gratis dan yang tidak kalah pentingnya adalah ada jaminan ketersediaan pupuk sehingga tidak terlambat,” tegas Amran.

    Selain bantuan tersebut, Kementrian Pertanian juga memberikan bantuan 450 unit handtraktor dan alsintan lainnya. Ini merupakan bantuan yang terbesar se Indonesia. Kementrian Pertanian juga mengasuransikan petani. Dengan adanya asuransi pertanian ini, para petani tidak perlu khawatir gagal panen karena akan mendapat pergantian.

    Menteri Pertanian Andi Amran Sulaeman pada tahun 2016 ini juga menggelontorkan bantuan berbagai alat pertanian kepada petani Kabupaten Indramayu. Bantuan khusus untuk tahun 2016 ini dikatakan antara lain, 50 unit pompa, handtraktor, pembuatan bendungan atau embung, benih padi, dan perbaikan jaringan irigasi.

     “Saya mengapresiasi upaya Kabupaten Indramayu dalam memenuhi target produksi gabah. Kabupaten Indramayu berusaha maksimal untuk merealisasi target. Karenanya kita suport dengan berbagai bantuan ini,” katanya, Rabu (30/3) di Cikedung. DENI SANJAYA / Bagian Humas dan Protokol Setda Indramayu

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus