Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Karawang Akan Jadi Percontohan SP2D Online

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_16776.jpg

    BANDUNG- Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat, Hj. Gina Fadlia Swara, SE mengungkapkan,  Kabupaten Karawang akan dijadikan pilot project atau proyek percontohan penerapan SP2D (Surat Perintah Pencairan Dana) secara online di Jawa Barat.

    “Percontohan SP2D Online di Karawang ini, Insya Allah mulai dilaksanakan dalam tahun 2016 ini juga.  Pemerintah Kabupaten Karawang dan Bank BJB sudah menyatakan siap. Teknisnya Pemerintah Kabupaten Karawang bekerja sama dengan Bank BJB.  Kalau di Karawang sukses, kita dorong untuk diterapkan di seluruh pemerintah kabupaten/kota di Jawa Barat,” kata Anggota Komisi III dari Fraksi Gerindra tersebut di ruang Fraksi Gerindra DPRD Jawa Barat, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin (4/4) kepada jabarprov.go.id.

    Menurut Wakil Rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat 8 tersebut, SP2D secara Online menggunakan aplikasi Cash Manajemen Sistem (CMS) dan sistem ini sudah dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Mataram Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sejak tahun 2013 lalu.  Dengan sistem tersebut, pelaksanaan pencairan dana, termasuk pencairan dana untuk proyek-proyek pembangunan lebih efektif, efesien, transparan dan akuntabel.

    “Dengan SP2D Online itu, proyek-proyek yang sudah ditender, yang sudah dilelang dan sudah ada pemenangnya dan sudah keluar SPKnya, pengusahanya atau pihak ketiganya tidak lagi antri di bank, tidak lagi antri di dinas, tidak lagi antri di biro keuangan untuk mengurus pencairan dana, karena langsung ditransfer. Sistem ini bagus karena menghadirkan keterbukaan, efektivitas dan efesiensi serta akuntabel, kemudian juga menjaga kebocoran,” katanya.

    Gina menjelaskan, penerapan SP2D secara Online, sangat efektif dan efesien, seperti halnya terjadi di Kota Mataram. Sistem tersebut dapat dioperasikan dengan hanya menggunakan lima buah komputer dalam ruangan yang cukup kecil, kuran lebih ukuran 3 X 3 meter.

    “Sistem ini bagus untuk kenyamanan petugas pengelola keuangan daerah dan menghemat sumber daya manusia. SP2D Online ini juga kita dorong untuk diterapkan di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” katanya. (enal).

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus