Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Kebangkitan Peradaban Pesantren Modal Kemajuan Bangsa

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_16866.jpg

    CIAMIS-Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) menghadiri acara milad ke-81 Pondok Pesantren Al-Qur'an Cijantung Ciamis dan Haul ke-19 Al-Maghfurlahu KH. Moch. Sirodj, Minggu (10/04/16).

    Aher mengatakan, pesantren identik dengan kebanggaan, gelora Allahu Akbar di masa perjuangan hadir dari pesantren, sulit mencapai kemerdekaan dan apa yang diraih saat ini tanpa pesantren. Terlebih lagi pesantren merupakan ciri khas Indonesia sangat identik dengan Nusantara, karena itu kita sebagai umMat mayoritas mencapai 90% kaum muslimin wajib mempertahankan pesantren sampai kapanpun.

    Aher menambahkan bahwa menjadi kewajiban kita semua untuk menghadirkan peradaban pesantren melalui dua syarat utama, yaitu pertama penguasaan ilmu yg diesktrak dari Al-Qur'an dan Al-Hadist yg didalamnya bercerita tentang benar dan salah, baik dan tidak baik, boleh dan tidak boleh.

    Kedua adalah penguasaan pengetahuan yang diekstrak dari ayat-ayat kauniyah dari alam semesta dengan baik.

    Karena itu, Aher berharap ke depan alumni Ponpes Cijantung tidak hanya melanjutkan pendidikan yg lebih tinggi di UIN saja tetapi juga harus bisa tembus ke ITB, IPB, UNPAD, UI dan perguruan tinggi lainnya.

    Terlebih lagi Pemerintah Provinsi Jawa Barat memiliki program beasiswa kuliah gratis apabila santri Ponpes Cijantung lulus di PTN dan hafal lebih dari 15 juz Al-Qur'an. Peluang ini harus dimanfaatkan oleh para santri Ponpes Cijantung.

    Pada akhir tausyiah, Aher menyampaikan bahwa keseimbangan imtaq (ulum) iptek (fulun) menjadi keunggulan pesantren dibandingkan institusi pendidikan lainnya.

    "Inilah agama Islam agama keseimbangan, agama kekayaan dan kerohanian, agama utk sukses di dunia dan akhirat. Keunggulan imani didukung keunggulan ilmu pengetahuan dan teknologi".

    Hal ini pun terefleksi dalam sejarah Islam yang menasbihkan sembilan dari 10 sahabat nabi yang dijamin surga adalah sahabat nabi berkategori kaya raya, keseimbangan dalam kehidupan dunia dan akhirat telah hadir sejak awal sejarah Islam.

    "Saya berharap para santri Cijantung dapat menjadi bagian dari kemajuan di masa depan, menjadi anak-anak hebat, pemimpin hebat, pengusaha hebat dan orang-orang kaya, bahagia di dunia dan akhirat," pungkasnya.

    Acara ini memiliki tema "Revitalisasi Peran Pesantren dalam Menghadapi Perubahan Multi Dimensional Kontemporer" yaitu upaya untuk menghadirkan pesantren yang sejalan dengan nilai-nilai Islam rahmatan lilalamin, menjadi rahmat bagi semesta alam serta mampu memberikan solusi atas berbagai problemantika kontemporer yang dihadapi masyarakat era kekinian.

    Acara dihadiri oleh 2500 peserta yang terdiri dari Bupati beserta unsur Muspida Kabupaten Ciamis, Forum Komunikasi Pondok Pesantren se-Kabupaten Ciamis, tamu undangan, organisasi sosial kemasyarakatan, alumni dan para santri putra-putri Ponpes Al-Qur'an Cijantung.

    Pengasuh Ponpes Al-Quran Cijantung, KH. Asep Saefulmillah menyampaikan kebanggaan dan penghormatan atas kehadiran Aher dengan sebutan Al-Mukarom KH. Ahmad Heryawan, karena menurutnya baru kali ini Jawa Barat dipimpin oleh sosok Kyai. Kehadiran Aher di Jawa Barat diharapkan turut serta meneruskan dua mimpi besar dari pendiri Ponpes Cijantung-KH. Moch. Sirodj, yaitu menghadirkan santri pengamal Al-Qur'an dan menjadi khalifah fil ard untuk memakmurkan bumi.

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus