Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Hidup Bersih dan Sehat Belum Menjadi Prioritas Masyarakat

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_16971.jpg

    BANDUNG-Asisten Kesejahteraan Rakyat Setda Prov.Jabar, Ahmad Hadadi merasa prihatin atas masih minimnya kesadaran masyarakat terhadap perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). 
    Masih nampak sampah-sampah berserakan di jalan-jalan. Masih adanya masyarakat yang membuang limbah sampah ke sungai, sehingga sampah bertumpuk di bagian hilir sungai.

    Hal demikian dikemukakan Ahmad Hadadi, saat memberikan arahan usai menyampaikan penghargaan Gubernur kepada para pemenang lomba UKS sekolah tingkat TK,SD,SMP dan SMA di Jawa Barat, Selasa (19/4) bertempat di Aula Barat Gedung Sate Bandung.

    Ahmad Hadadi juga masih sangat prihatin masih adanya guru-guru yang merokok. Hal ini teridentifikasi dengan adanya asbak-asbak di ruang kelas atau di tempat ruang kesekertariatan. "Jadi, bila saat penilaian Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) di suatu sekolah didapatkan asbak rokok, maka dipastikan sekolah tersebut kalah", ujar Ahmad Hadadi.

    Menurut Ahmad Hadadi, di sekolah itu bukan saja bersih dari aspek sampah, tapi juga bersih dan sehat dari aspek perilaku. Mengapa merokok dinilai tidak sehat ? Jawabnya, karena dengan merokok itu akan menimbulkan penyakit. Dan orang yang merokok itu dinilai tidak berperilaku sehat, tegas Hadadi.

    Oleh karena itu, Ahmad Hadadi mengajak semua pihak untuk menciptakan perilaku hidup bersih dan sehat. Kita awali dari lingkungan sekolah dengan guru dan murid-muridnya, kemudian lingkungan sekitar kita.

    Ahmad Hadadi berharap, kepada para pemenang lomba UKS Tingkat Provinsi ini bisa mempertahankan lingkungan bersihnya. Tidak sekedar mengejar tropy atau penghargaan lainnya. Jadilah model untuk lingkungan sekolah lainnya, pungkas Ahmad Hadadi.

    Para pemenang lomba sekolah sekolah sehat tingkat provinsi tahun 2015, yaitu : untuk tingkat TK/RA : TKN Unggulan Kec.Kramat Mulya Kab.Kuningan, mendapat tropy dan uang pembinaa sebesar Rp 10 juta ; TK Pertiwi Kec.Lengkong Kota Bandung, mendapat tropy dan uang pembinaa Rp 7 juta ; RA Al Fatah, Kec. Bekasi Timur Bekasi, mendapapat tropy dan uang pembinaan Rp 5 juta.

    Tingkat sekolah dasar : SDN Caracas, Kec.Cilimus Kab.Kuningan, mendapat penghargaan dan uang pembinaan sebesar Rp 12,5 Juta; SDN Mancogeh Kec.Cipedes, Kota Tasikmalaya, mendapat tropy dan uang pembinaan Rp 10 Juta; SDN Sukaresik, Kec.Sindang Kasih, Kab.Ciamis, mendapat tropy dan uang pembinaan Rp 7,5 Juta. Untuk tingkat SMP : SMP 13 Kec. Lengkong Kota Bandung, mendapat tropy dan uang pembinaan Rp 17,5 Juta; SMP 15 Kec.Cikole Kota Sukabumi, mendapat tropy dan uang pembinaan Rp 15 Juta; SMP 2 Kec. Palimanan Kab. Cirebon, mendapat tropy dan uang pembinaan Rp 12,5 Juta.

    Untuk tingkat SLTA : SMAN 1 Kec. Sindang Kab.Indramayu, mendapat tropy dan uang pembinaan Rp 20 Juta; SMAN 3 Kec, Cimahi Utara Kota Cimah mendapat tropy dan uang pembinaan Rp 17,5 Juta; SMAN 7 Kec. Buah Batu Kota Bandung, mendapat tgropy dan uang pembinaan Rp 15 juta. 

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus