Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Deddy Mizwar: Optimalkan Taman Budaya

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_17041.jpg

    BANDUNG–Saat ini Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah gencar membangun berbagai fasilitas atau tempat pertunjukan sebagai ruang bagi masyarakat untuk menyalurkan kreatifitasnya, baik dalam bidang seni ataupun budaya. Salah satunya, tempat yang saat ini telah bisa digunakan untuk pertunjukan seni dan budaya yang representatif, yakni Taman Budaya Jawa Barat yang terletak di kawasan Dago Tea House, Kota Bandung.

    Usai meresmikan komunitas Sinematihes dalam gelaran acara Film Purnama di Teater Terbuka Taman Budaya Jawa Barat, Dago Tea House, Kota Bandung pada Jumat malam (22/4/16), Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengatakan bahwa pihaknya ingin masyarakat atau komunitas seni dan budaya bisa secara optimal memanfaatkan tempat yang ada untuk menyalurkan kreativitasnya.

    Menurut Deddy, hal tersebut penting untuk meningkatkan sisi kreativitas masyarakat, terlebih lagi saat ini kita telah memasuki era ekonomi kreatif.

    “Saya bersyukur di Taman Budaya ini akan ada kegiatan yang berkesinambungan khususnya film. Tapi tentu saja sarana Taman Budaya ini bukan hanya untuk film. Kemarin kita lihat ada event-event kebudayaan, nanti bisa juga ada komunitas teater, seni musik, seni rupa, dan lain sebagainya,” kata Deddy usai acara.

    “Yang penting gunakan sarana ini seoptimal mungkin untuk mengembangkan kreativitas dari seniman maupun budayawan yang ada di Jawa Barat. Karena sekarang ini eranya ekonomi kreatif,” tutur Deddy. Taman Budaya Jawa Barat memiliki fasilitas yang cukup lengkap. Tempat pertunjukan ini memiliki dua area atau gedung pertunjukan, yakni Teater

    Tertutup dan Teater Terbuka. Keduanya bisa digunakan untuk berbagai macam kegiatan pertunjukan seni dan budaya, bahkan pameran. Untuk melengkapi fasilitas yang ada di Teater Terbuka Taman Budya Jawa Barat ini, pada tahun depan bagian sebelah utara teater terbuka akan dibangun preview room atau bioskop mini untuk pemutaran film-film pendek.

    Seperti kegiatan film yang digelar oleh komunitas film Sinematihes. Sesuai dengan tajuk acaranya Film Purnama (Saatnya para Serigala Berkumpul & Nonton Bareng), Sinematihes akan menggelar event nonton bareng berbagai jenis film pada setiap datangnya bulan purnama.

    “Saya gembira sekali para pelaku  disini banyak anak-anak muda. Dan saya berharap bukan hanya malam ini atau bulan ini tapi setiap bulan khususnya di bulan purnama ada event Film Purnama dengan tema-tema yang beragam,” harap Deddy.

    Deddy pun menambahkan, bahwa film bisa menjadi media ekspresi kaum muda yang bisa melahirkan para pelaku film berkualitas dan bisa mewarnai industri film di Indonesia. Selain itu, film juga diharapkan bisa mengangkat serta melestarikan kearifan lokal yang dimiliki setiap daerah.

    Film Purnama merupakan event pemutaran film dengan media layar tancap. Rencananya  event ini akan digelar rutin pada setiap bulan purnama sebagai sarana untuk membantu para komunitas atau pelaku film dalam mewujudkan mimpinya, yaitu menampilkan keindahan hasil karyanya untuk dinikmati para pecinta film dan karya seni.

    Pada Film Purnama yang digelar Jumat malam (22/4/2016) menghadirkan hiburan dan demo kamera drone, lanyar tancap film "Alangkah Lucunya Negeri Ini" dan "Bingkisan  Untuk Presiden", serta dialog film "Alangkah Lucunya Negeri Ini" dengan pembicara Deddy Mizwar dan moderator Aria Kusumadewa.

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus