Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Guru di Kuningan Dilatih Pembelajaran Pakem

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_17209.jpg

    KUNINGAN–Selama ini, banyak kegiatan proses belajar mengajar di kelas hanya monoton, satu arah dalam pembelajaran. Sehingga siswa menjadi bosan dalam belajar.

    Hal ini menjadi perhatian serius kalangan pendidik dan praktisi pendidikan dalam memperbaiki mutu kualitas dalam pembelajaran di kelas sehingga berdampak pada naiknya prestasi siswa.

    Salah satu program meningkatkan mutu kualitas pembelajaran adalah melalui replikasi pelatihan pembelajaran modul 1 Pembelajaran aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan untuk guru-guru Sekolah Dasar (SD) serta pembelajaran kontekstual bagi guru-guru Sekolah Menengah Pertama (SMP).

    Pelatihan tersebut diperuntukkan bagi guru-guru yang ada di Kabupaten Kuningan lewat program USAID PRIORITAS yang bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan melalui Kelompok Kerja Guru (KKG) maupun Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP).

    Nana Jumhana, S.Pd salah satu ketua Kelompok Kerja Guru (KKG) Kec. Ciniru yang telah melaksanakan diseminasi mengaku terbantu dengan pelatihan yang diselenggarakan USAID PRIORITAS, “sebagai sekolah pinggiran, kami serius ingin meningkatkan mutu pembelajaran di gugus 1 dan 2 Kec. Ciniru, walaupun sekolah kami di atas bukit, tetapi guru-guru disini patut diacungi jempol atas semangat untuk meningkatkan mutu pembelajaran, melalui kelompok kerja guru kami berharap guru aktif sehingga dapat meningkatkan prestasi akademik siswa”, jelas Nana, panggilan akrabnya, ketika ditemui diruang kerjanya, rabu (27/04).

    Sampai bulan April 2016, total peserta guru yang dilatih pakem dan kontekstual di Kabupaten Kuningan berjumlah 987 orang yang tersebar di 11 kecamatan non mitra, yaitu Cigugur, Kadugede, Nusaherang, Darma, Cigandamekar, Ciniru, Ciawigebang, Jalaksana, Lebakwangi, Pasawahan dan Sindangagung.

    Selain tingkat SD, pelatihan juga menjangkau guru-guru SMP, seperti baru-baru ini telah dilaksanakan pelatihan modul 1 pembelajaran kontekstual untuk wilayah kecamatan Darma, Kadugede dan Nusaherang.

    “Pelatihan model USAID PRIORITAS ini membuat banyak guru menjadi terbuka pola pikirnya, yang tadinya hanya mengandalkan Lembar Kerja Siswa (LKS) dari penerbit, tetapi setelah dilatih, guru mampu membuat LKS sendiri untuk siswa, walaupun sederhana” ujar Pipin Mansur Aripin, Ketua PGRI Kab. Kuningan, setelah sekolahnya mendapatkan pelatihan dari USAID PRIORITAS bulan Maret lalu.

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus