Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Heryawan : Semua Pihak Harus Menjaga Keharmonisan

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/DSC_1570.jpg

    BOGOR- Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyatakan keharmonisan antar pemeluk agama mutlak diperlukan dalam mewujudkan pembangunan. Untuk itu dirinya meminta agar semua pihak mematuhi aturan yang berlaku dengan terus meningkatkan kualitas kerjasama dan hubungan yang semakin kuat. Hal itu diungkapkan Heryawan menanggapi sejumlah gesekan sosial antar pemeluk agama yang terjadi akhir-akhir ini.

    “Pembangunan di Jawa Barat membutuhkan suasana yang kondusif, termasuk di dalamnya kerukunan antar umat beragama. Untuk itu diharapkan semua pihak senantiasa menjaga keharmonisan dengan meningkatkan sikap tenggang rasa, saling menghormati dan memperhatikan aturan yang telah disepakati bersama, termasuk mematuhi perundangan yang berlaku,” tegas Heryawan usai menghadiri Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul ke 24 KH. R. Abdullah Bin Nun pendiri YIC Al Ghazali, Minggu (13/2).

    Dihadapan ribuan umat Islam, Heryawan yang mememenuhi Yayasan Islamic Centre (YIC) Al Ghozali Kota Pasri Bogor, di Jalan Cempaka, Kota Bogor, mengingatkan agar umat Islam harus menjadi contoh teladan bagi umat lainnya. Sebagaimana yang pernah dicontohkan Nabi Muhammad SAW. Khususnya di dalam menjaga keharmonisan antar umat beragama. Sehingga kedepan diharapkan tidak ada lagi gejolak sosial yang disebabkan gesekan antar umat beragama.

    Hadir dalam acara itu, Wakil Walikota Bogor Achmad Ru’yat, dan Danrem 061 Suryakencana Kol. Inf Doni Monardo. Sedangkan para ulama yang hadir antara lain KH. Muhdas tokoh muslim Betawi, KH. Hamid Husen dari Jakarta, KH. Syakur Yakub dari Cianjur, Al Habib Alwy bin Al Habib Abdurrahman Assegaf dari Jakarta. “Dengan peringatan Maulid Nabi Muhamad SAW dan haul KH R Abdulah ini Nuh diharapkan akan meneladani, menjadikan contoh bagi kehidupan sehari-hari,” ujar Heryawan.

    Lebih lanjut Heryawan menyatakan tradisi haul sepatutnya dirayakan setiap tahun, apalagi haul ulama besar seperti KH. R. Abdullah Bin Nuh. Dengan mengingat dan meneladani beliau diharapkan para generasi penerus dapat mencontoh sikap dan semangatnya. “Kita tahu ulama adalah pewaris Nabi. Oleh karena itu, sepautnya kita meneladani dan meneruskan perjuangan almarhum,” tuturnya.

    Pada kesempatan ini Wakil Walikota Bogor Achmad Ru’yat mengucapkan terimakasih kepada para ulama yamg telah membimbing umat Islam di Kota Bogor. “Saya juga ingin mengajak para ulama, kiai dan habib untuk terus bergandengan tangan dengan umaro, dalam upaya menciptakan suasana aman dan kondusif di Kota Bogor, “ katanya.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus