Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Tingkatkan Minat Budaya Baca Masyarakat

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_17252.jpg

    BANDUNG-Kepala Badan Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Bapusipda) Provinsi Jawa Barat, Dr.Hj. Nenny Kencanawati, Msi mengatakan, Perpustakaan Nasional pada tahun 2015 telah melakukan kegiatan untuk melihat sejauhmana minat dan budaya baca di Indonesia. Dari hasil perhitungan di 75 kabupaten/kota dan 28 provinsi yang dijadikan sasaran, ternyata secara menyeluruh, minat dan budaya baca masyarakat kita belum sesuai harapan.

    “Kita di Jawa Barat yang penduduknya seperlima dari penduduk Indonesia, ingin terus melakukan langkah-langkah bagaimana kita meningkatkan minat dan budaya baca dengan berbagai kegiatan. Diantaranya kita kerjasama dengan sekolah-sekolah,” kata Hj. Nenny, usai menghadiri acara Pembukaan Jabar Islamic Book Fair 2016 di Bale Asri PUSDAI Jabar, Jalan Diponegoro 63, Kota Bandung, Senin (3/5) kepada jabarprov.go.id.

    Dikatakan, belum lama ini pihaknya telah melakukan suatu pembinaan kepada sekitar 250 orang calon pegiat literasi yang akan dibangun di Jawa Barat. Mereka merupakan perwakilan dari sekolah-sekolah yang ada di Jawa Barat untuk dilibatkan menjadi para pegiat literasi.

    “Kita juga akan memberikan pembinaan terhadap mitra kerja kita dalam membangun perpustakaan di Jabar. Ada beberapa komunitas yang terbentuk yang akan dijadikan sebagai pegiat literasi. Kita juga ingin ada dukungan dari seluruh lapisan masyarakat, terutama para orang tua yang memberikan dukungan perlunya di keluarga ini akan minat dan budaya baca,” katanya.

    Hj. Nenny mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi dengan diterbitkannya Permendikbud Tahun 21 Tahun 2015 tentang Budi Pekerti yang salah satu pasalnya menyebutkan bahwa 15 menit anak sebelum masuk sekolah membaca.

    “Boleh baca Al-Qur’an, boleh baca apa saja, tetap itu memberikan sebuah penguatan kepada  anak bahwa di dalam membaca ini kita memiliki banyak pengetahuan yang bisa kita tindaklanjuti. Dan kita di Jawa Barat ingin terus melakukan dengan berbagai program. Diantaranya melakukan road show ke sekolah-sekolah tentang pentingnya kita membangun minat dan budaya baca. Saya ingin membuktikan juga bahwa kita harus bisa mendobrak minat dan budaya baca di Jawa Barat ini yang semula rendah ini secara berproses kita mengalami peningkatan menjadi tinggi,” katanya.

    Dikatakan, Jawa Barat memiliki perpustakaan mobil di 27 kabupaten/kota di hadirkan di tengah-tengah masyarakat.  Kemudian ada rumah baca, sudut baca, rumah pinter, pojok pintar, taman bacaan masyarakat, perpustakaan sekolah, perpustakaan perguruan tinggi, perpustakaan di pondok-pondok pesantren. Itu masing-masing memiliki komunitas membacanya.

    “Data bisa menunjukkan, selama ini bahwa stigma minat baca kita masih rendah secara berproses mudah-mudahan ke depan menjadi sesuatu kejutan kita. Oh ternyata Jabar ini memiliki minat budaya baca yang dapat diperhitungkan, tidak serendah yang distigmakan,” katanya. (enal)

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus