Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pemerintah Segera Lakukan Moratorium TKI ke Arab Saudi

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/logo_kemenakertrans.jpg

    Pemerintah segera melakukan moratorium dengan pengetatan total terhadap penempatan Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Pengetatan ini dilakukan untuk memperbaiki sistem dan mekanisme penempatan TKI secara keseluruhan.

    "Moratorium pengiriman TKI ke Arab Saudi yang diawali dengan pengetatan total telah dilaksanakan selama 3 bulan ini untuk memperbaiki sistem dan mekanisme penempatan TKI," kata Kepala Pusat Humas Kemenakertrans Suhartono, dalam siaran pers yang diterima jabarprov.go.id (16/2).

    Suhartono, lebih lanjut mengatakan pemerintah sudah melakukan pengetatan total dengan melakukan seleksi ketat terhadap majikan/pengguna jasa TKI. Salah satu syarat yang akan diajukan pemerintah adalah calon majikan di Arab Saudi yang membutuhkan jasa pembantu rumah tangga (PRT) setidaknya memiliki penghasilan sebesar 10.000 riyal atau sekitar Rp 24 juta.

    Calon majikan para TKI, juga harus melampirkan peta rumah dan jumlah keluarga dalam satu rumah. Persyaratan menjadi majikan akan diperketat. Harus melalui seleksi dan tidak boleh sembarangan lagi.

    “Nantinya, calon pengguna harus datang wawancara ke kedutaan atau konjen Indonesia. Perjanjian kerja antara si calon majikan dengan TKI bisa diteken oleh Konsulat Jenderal di Arab Saudi kalau calon majikan lolos seleksi, kata Suhartono dalam perjanjian kerja tersebut, kata Suhartono harus mencantumkan jaminan bagi TKI memiliki kemudahan akses komunikasi. Jadi, TKI mudah menghubungi keluarga, agen, serta perwakilan pemerintah Indonesia di Arab Saudi.

    Upaya pengetatan total di dalam negeri untuk TKI, ujar Suhartono dilakukan dengan cara membenahi proses keberangkatan termasuk diantaranya pemeriksaan kelengkapan dokumen dan kesiapan mental dan fisik pada calon TKI yang hendak bekerja di Arab Saudi. “Sebelum berangkat para calon TKI harus benar-benar siap untuk bekerja di luar negeri, memahami hak dan kewajibannya serta memahami aspek perlindungan terhadap diri sendiri.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus