Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pemprov.Jabar Luncurkan Layanan TKI Terintegrasi

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_17371.jpg

    BANDUNG-Pemprov. Jabar, meluncurkan poros layanan TKI terintegrasi. Peluncuran layanan tersebut, berlangsung Jum'at di Aula Barat Gedung Sate ( 13/5). Gubernur Jabar, H. Ahmad Heryawan dalam kegiatan tersebut mengatakan program poros layanan TKI terintegrasi memiliki tujuh layanan bagi TKI dan keluarganya.

    Pelayanan tersebut, meliputi : layanan terpadu satu pintu, layanan perlindungan online, pinjaman dana bagi TKI dan keluarganya, pemberdayaan TKI produktif, layanan informasi produk TKI, penyediaan fasilitas Indonesian Migrant Workers Institute (IMWI) dan penyelesaian asuransi eks-TKI Korea.

    Selain itu, secara bertahap akan disediakan layanan untuk memfasilitasi keluarga TKI mendapatkan akses Kartu Indonesia Pintar, Kartu Indonesia Sehat dan PKH, ujar Gubernur.

    Layanan terintegrasi akan mencakup sembilan Kabupaten/Kota sebagai daerah pengirim TKI terbesar. Daerah tersebut meliputi :  Kabupaten Bandung, Cianjur, Kabupaten Sukabumi, Subang, Karawang, Purwakarta, Majalengka, Indramayu dan Cirebon.

    Gubernur, dalam keterangannya secara terpisah mengatakan, diluncurkannya layanan tersebut dimaksudkan agar pengelolaan TKI dapat dilaksanakan  dengan baik. Salah satu perbaikan, diantaranya  perbaikan regulasi.

    Dalam rangkaian perbaikan tata kelola layanan TKI yaitu perusahaan yang merekrut calon TKI harus berkoordinasi dengan instansi pemerintah. Koordinasi, diantaranya baik untuk pelatihan calon TKI maupun pemberangkatan sampai pemulangan TKI. Semua tahapan tersebut, harus tercatat resmi dilaporkan perusahaan penyalur TKI, jelas Gubernur.

    Gubernur, menambahkan, melalui regulasi baru, ada perubahan mendasar untuk rekruitmen TKI. Untuk para Calon TKI dihimbau harus tetap berhati-hati, karena perbaikan tata kelola layanan TKI masih dalam proses yang ditargetkan rampung akhir Tahun 2016.

    Perbaikan pelayanan tersebut, ujar Gubernur ini bisa berbentuk pelayanan satu atap yang melibatkan instansi Keimigrasian serta lembaga perbankan.

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus