Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Belajar Baca Terbimbing Asyik dan Menantang

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_17400.JPG

    SINGAPARNA—Usai apersepsi dengan mengulas materi yang lalu, guru membentuk satu kelompok siswa dengan kemampuan setara berjumlah tujuh orang. Siswa lainnya dibagi menjadi tiga kelompok. Sementara tiga kelompok lain ini bertugas mengerjakan lembar kerja tentang banjir, kelompok setara melakukan kegiatan membaca terbimbing dengon fokus tanda baca dan kosa kata.

    Itulah awal kegiatan pembelajaran yang dipandu oleh Tatit Kaniati, kepala SDN Cintawana, di ruang kelas tiga, Jumat (13/5).

    Praktik mengajar membaca ini merupakan sesi praktik dari rangkaian pelatihan guru kelas awal SD/MI di Kabupaten Tasikmalaya selama tiga hari (11-13/5). Tatit bersama tujuh puluh lima orang guru lain dilatih guna memahami model bahan bacaan yang disusun secara berjenjang sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan siswa belajar membaca dan cara penggunaannya dalam proses pembelajaran membaca di kelas awal SD/MI.

    Dede Karningsih, guru SDN 1 Cikunten, Singaparna, gambarkan antusiasme siswa mengikuti pross belajar membaca. “Saat dibentuk kelompok setara untuk membaca terbimbing, semua siswa ingin ikut,” ujar Dede. “Mereka minta ada putaran kedua dan seterusnya untuk sesi membaca terbimbing,” katanya. Tentu saja animo siswa itu tidak bisa dipenuhi karena keterbatsan waktu. Kepada mereka hanya dijanjikan bahwa tak lama lagi sekolah mereka akan mendapat bantuan buku bacaan berjenjang dan nanti mereka bisa mengikuti proses belajar membaca terbimbing bersama gurunya. “Antusiasme siswa ini menunjukkan betapa menarik buku bacaan berjenjang bagi anak-anak,” pungkas Dede.

    Erna Irnawati, koordinator USAID PRIORITAS Jawa Barat, sebut pihaknya membantu daerah kab/kota mitra USAID menumbuhkan literasi warga masyarakat. Para guru kelas awal dilatih cara penggunaan buku bacaan berjenjang (B3) untuk meningkatkan keterampilan membaca anak kelas awal.

    USAID menyediakan sebanyak 606 eksemplar B3 per sekolah/madrasah, meliputi 215 SD/MI sehingga mencapai total 130.290 eksemplar buku di Kabupaten Tasikmalaya saja. “Bersamaan dengan pelatihan ini kami membagikan buku ke sekolah dan para guru diharapkan memiliki keterampilan praktis menggunakan buku secara efektif bagi tumbuhnya kemampuan siswa membaca dan berkembangnya budaya literasi secara umum,” papar Erna.

    Erna Irnawati juga sebut, selain melalui program B3, pihak USAID membantu Jawa Barat meningkatkan literasi dengan diantaranya sejumlah langkah: (1) menyediakan buku bacaan fiksi dan non fiksi sebanyak 150 judul per sekolah mitra, (2) bekerja sama dengan The Asia Foundation (TAF) memberikan hibah buku bacaan berbahasa Inggris kepada SD/MI mitra, (3) meningkatkan kemampuan literasi anak dalam proses belajar-mengajar melalui pelatihan dan pendampingan kepada guru-guru sekolah mitra.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus